Wednesday, January 17, 2018

Dua Penjelasan Fenomena “Conservative Turn”

Oleh: Tedi Kholiludin Bagaimana kita memahami dan menjelaskan begitu merebaknya fenomena kekerasan serta bangkitnya konservatisme di Indonesia? Ada dua penjelasan yang biasa digunakan untuk menyimak fenomena...

Ancaman Ormas Anti Pancasila dalam Persatuan dan Kesatuan NKRI

Oleh: Yayan Muhammad Royani Pancasila merupakan rumusan fondasi negara yang telah ditetapkan oleh para pendiri bangsa. Kesepakatan tersebut lahir tidak dari ruang kosong, tetapi didasarkan...

Politik di Era “Post-Truth”

Oleh: Tedi Kholiludin Tahun 2016, Kamus Oxford yang dibuat oleh Universitas Oxford, menjadikan “post-truth” sebagai “Istilah Tahun Ini” atau “Word of the Year.” Post-truth (pasca-kebenaran),...

Negara Religius Politik Sekuler

Oleh: Tedi Kholiludin Indonesia itu merupakan negara religius dengan politik sekuler (religious state with secular politics). Ini tentu sangat bertaut dengan percakapan dalam soal relasi...

Politik Sebagai Kontestasi: Tanggapan atas Siti Rofiah

Oleh: Rian Adhivira Prabowo Aktif di Satjipto Rahardjo Institute dan Komunitas Diskusi Payung (http://komunitaspayung.org) Dalam tulisanya yang diterbitkan di elsaonline.com beberapa waktu lalu, Siti Rofiah menyinggung...

Etika Kepedulian dalam Berpolitik

Oleh: Siti Rofiah (Pengajar di Fakultas Syariah dan Hukum UIN Walisongo Semarang) Di tengah hiruk pikuk momentum pilkada DKI Jakarta, masyarakat dapat melihat jelas bagaimana perilaku...

Islam dan Aksi Tanpa Kekerasan

Oleh: Sumanto Al Qurthuby Kekerasan demi kekerasan terus menjamur dan mewarnai kawasan Islam sejak dari Arab, Timur Tengah, Afghanistan, Thailand Selatan, Philippine Selatan, sampai Indonesia....

Muslim Berpengaruh dan Studi Suzanne Keller

Oleh: Tedi Kholiludin Empat tokoh di Indonesia masuk dalam 50 besar dari 500 Muslim paling berpengaruh (most influential muslim) di dunia tahun 2017. Mereka adalah...

Dramaturgi Aktor Perdamaian

Oleh: Ceprudin Aktifis Lembaga Studi Sosial dan Agama (eLSA) Semarang Akhir pekan kemarin, penulis mengikuti sebuah kegiatan bertema kebangsaan dan perdamaian. Kegiatan ini diikuti oleh generasi...

Memupus Generasi Traumatik

Oleh: Ceprudin Aktif di Lembaga Studi Sosial dan Agama (eLSA) Semarang Akhir Februari 2017 kemarin, Lembaga Studi Sosial dan Agama (eLSA) diskusi ringan bersama seorang perempuan...

Kunjungi eLSA di

291FollowersFollow
5,329FollowersFollow
38SubscribersSubscribe

POPULER

Penganut Sapto Darmo: “Mati Saja Sulit, Apalagi Hidup”

Penganut Sapto Darmo di Desa Cikandang Kecamatan Kersana Kabupaten Brebes ada empat kepala keluarga (KK), mereka hidup penuh dengan tekanan dari berbagai lapisan...

Faktor Ekonomi sebagai Penyebab Konflik

Saat Geger-geger Pacinan di Jakarta, di Semarang tak terlalu menguat konflik horizontalnya. Sekira tahun 1740-an di Batavia ada pembantaian, Begitu juga di Solo...

Leuven, Belgia: Keragaman Etnik dan Budaya

Oleh Sumanto Al Qurtuby Buku mungil karya Revindo ini menarik untuk dicermati. Buku berjudul Sebuah Catatan tentang Para Saudara di Eropa ini semacam “catatan jurnalistik”...

Mistisisme dan Pembebasan Kyai Ibrahim Tunggul Wulung

Oleh: Danang Kristiawan “Bahwa salahlah jika orang Jawa mengikuti seorang utusan Injil Eropa. Mereka harus merupakan orang Kristen Jawa dan mereka harus mencari ‘seorang Kristus...