Tuesday, February 19, 2019

Bayam dan Pohon Jati

Oleh: Tedi Kholiludin Saya mendapatkan kesempatan untuk berguru tentang siasat mengkompromikan antara idealitas dengan realitas, kebutuhan visioner dan tuntutan hidup sehari-hari. Memang tidak mudah, tapi...

Mudik sebagai Strategi Kebudayaan

Oleh: Tedi Kholiludin Fenomena kembali ke udik (baca: mudik) atau balik ke kampung halaman saat jelang perayaan Idul Fitri, merupakan peristiwa multimakna. Pandangan umumnya mengatakan...

Agar Tidak Mengalami Gempa Budaya

Oleh: Tedi Kholiludin Seorang kawan, Adrianus Bintang, Mei lalu mengikuti kegiatan Mindanao Peacebuilding Institute di Davao Filipina. Sejenis pelatihan tentang bagaimana mengelola perdamaian. Kepada saya,...

Menginstitusionalisasi Perspektif

Oleh: Tedi Kholiludin Hari pertama puasa tahun 2016, bertepatan dengan tanggal 6 Juni, saya ngabuburit di Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Kertanegara, Semarang. Nama formal...

Mbah Pringis dan Ayat-ayat Inspiratif

Oleh: Tedi Kholiludin Dalam salah satu tembangnya yang berjudul “Dzikir”, Mbah Pringis (So Khing Hok) mengutip ayat dalam surat al-Fatihah; "Iyyaaka Na’budu wa Iyyaaka Nasta’in.”...

“Cari Pesantren yang ada foto Gus Durnya”

Oleh: Tedi Kholiludin Seorang teman kuliah dari Papua, Pdt. Eddyson Sekenyap menghubungi saya beberapa hari sebelum ramadhan untuk meminta mengisi kongres pemuda di lingkungan Gereja...

Lagi, Tentang Gus Dur dan Teologi Pembebasan

Oleh: Tedi Kholiludin Saya membubuhkan kata “Lagi” di judul tulisan ini, karena memang pernah membahas topik serupa. Pada tulisan sebelumnya saya mengaitkan isu ini dengan...

Berteologi Bersama Rakyat

Oleh: Tedi Kholiludin Tahun 2010, saya pernah diminta mengupas buku yang menarik karya seorang pendeta senior, Pdt. Josef P. Widyatmadja. Bagi teman-teman pegiat isu-isu sosial,...

Spirit Kerukunan dari Getasan

Oleh: Tedi Kholiludin Di Kabupaten Semarang, Kecamatan Getasan bisa jadi merupakan wilayah dengan komposisi penduduk yang cukup majemuk dari sisi pemeluk agama selain Ambarawa. Pemeluk...

Bersarung, Menatap Salib: Pandangan Muslim terhadap Peran Publik Gereja

Tedi Kholiludin Februari 2017 lalu saya berkesempatan hadir di sidang tahunan para pendeta Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GPIB) di Palembang, Sumater Selatan. Seorang...

Kunjungi eLSA di

346FollowersFollow
5,553FollowersFollow
63SubscribersSubscribe

POPULER

Nikah Beda Agama Tanpa Merubah Kolom di KTP

Sejak diundangkan Undang-undang Perkawinan nomor 1 tahun 1974 perkawinan beda agama dilarang. Meskipun demikian, fakta di lapangan masih banyak yang melakukannya. Satu-satunya jalan...

Makna “Lontong Opor” Bagi Romo

Tak kenal maka ta'aruf (kenalan). Penggalan kata itulah kiranya yang bisa mewakili pentingnya untuk saling mengenal. Mengenal lebih dekat baik antar agama, etnis...

Semarang, Panggung Baru Intoleransi?

Oleh: Tedi Kholiludin Sejak tahun 2014, tak kurang dari 10 peristiwa bernuansa agama terjadi di Kota Semarang. Peristiwa-peristiwa itu memiliki gradasi yang variatif. Sebagian kecil...

Mengaji Islam dan Politik: Beberapa Pilihan Tema dan Pendekatan

Oleh: Tedi Kholiludin Mayoritas penganut umat Islam meyakini bahwa Islam adalah Din (agama) dan Daulah (Negara). Islam tidak hanya sebagai sistem teologi semata, tetapi juga...