Wednesday, August 15, 2018

Berpuasa Secara Berkebudayaan

Oleh: Tedi Kholiludin Ketika berpidato pada sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) 1 Juni 1945, Soekarno menyebut frasa yang menunjukkan keluasan pemahaman dia...

Masyarakat Kontraktual: Relasi Penjual-Pembeli

Oleh: Tedi Kholiludin Pasar adalah ruang yang egaliter. Penjual dan pembeli beradu harga mencari kesepakatan. Sesekali pembeli menggerutu sembari menenteng barang yang dibeli. “Dasar Cina.”...

Masyarakat Kontraktual: Relasi Buruh-Majikan

Oleh: Tedi Kholiludin Alasan kenapa ia mau bekerja kepada orang Tionghoa di Semarang, mulanya adalah hal praktis, ia tidak harus menginap. Sore hari ia bisa...

Cultural Intelligence

Oleh: Tedi Kholiludin Struktur sosial, atau lebih mudah kita membayangkannya sebagai posisi sosial, bagaimanapun juga memiliki pengaruh terhadap sebuah hubungan. Posisi tersebut bisa semakin melanggengkan...

Gaya Berpuasa Kaum Urban

Oleh: Tedi Kholiludin Jelang maghrib, wanita cantik berjilbab berbaris rapi membawa kardus berisi ragam panganan; kolak, kurma dan es teh manis. Mereka mengambil tempat di...

Hidup Yang Menghidupkan dan Menghidupi

Oleh: Tedi Kholiludin Ruang perkuliahan sering saya gunakan sebagai sarana belajar kepada teman-teman mahasiswa. Satu waktu, saya meminta mereka untuk berbagi kisah hidupnya. Bagaimana mereka...

Menyelamatkan Akal Sehat

Oleh: Tedi Kholiludin Dalam sebuah cuitannya, KH. Ubaidullah Shodaqoh, Rais Syuriyah PWNU Jawa Tengah mengingatkan tentang standar kesalehan. Saya kutipkan saja twit lengkapnya disini; “Mengukur...

Menelan Pahit, Menyembuhkan Luka

Oleh: Tedi Kholiludin Masih ingat bagaimana Dani Alves menyikapi diskriminasi yang dihadapinya? 27 April 2014, Barcelona menantang tuang rumah Villarreal pada lanjutan Primera Division atau...

Identitas Kota

Oleh: Tedi Kholiludin Untuk mempertegas identitas sebuah kota, pemerintah setempat biasa menandainya dengan sebuah julukan di tugu perbatasan. Pemerintah Kabupaten Demak mencirikan areanya sebagai Kota...

“Menghidupkan” Kembali Mbah Pringis: Jawa, Islam dan Tionghoa

Oleh: Tedi Kholiludin Sekitar tahun 2007 saya pernah berbincang agak lama dengan seorang Tionghoa Muslim. Itu saya lakukan tak lama setelah ia mengeluarkan album “Tembang...

Kunjungi eLSA di

346FollowersFollow
5,578FollowersFollow
52SubscribersSubscribe

POPULER

Bertemu Mbak Stela

Riasan wajahnya tampak mencolok. Kelopak mata, bibir dan pipi dipulas warna. Badannya tinggi dengan kulitnya bersih. Cara bertuturnya lembut dan teratur. Gerak-geriknya anggun....

Toleransi dan Pertanyaan tentang Kesetaraan

Oleh: Tedi Kholiludin Dalam beberapa kali diskusi, Izak YM Lattu atau yang biasa dengan akrab saya sapa Caken, kerap mengingatkan saya dan para peserta diskusi...

Penganut Sapto Darmo: “Mati Saja Sulit, Apalagi Hidup”

Penganut Sapto Darmo di Desa Cikandang Kecamatan Kersana Kabupaten Brebes ada empat kepala keluarga (KK), mereka hidup penuh dengan tekanan dari berbagai lapisan...

Nikah Beda Agama Tanpa Merubah Kolom di KTP

Sejak diundangkan Undang-undang Perkawinan nomor 1 tahun 1974 perkawinan beda agama dilarang. Meskipun demikian, fakta di lapangan masih banyak yang melakukannya. Satu-satunya jalan...