Saturday, January 18, 2020

Menangkap Pesan Utama Kerasulan Muhammad di Mekah

Oleh : Jamal Ma’mur Asmani Muhammad adalah pemimpin besar revolusi yang diakui tidak hanya umat Islam, tapi juga umat lain di seluruh dunia. Tidak ada...

Yang Muslim, Yang Komunis: Persinggungan antara PKI dan Kelompok-kelompok Islam (1921-1927)

Oleh: Tedi Kholiludin Kehadiran komunisme di Indonesia kerap dikaitkan dengan pembentukan Indische Sociaal Democratische Vereeniging (ISDV) sekitar tahun 1914. Namun sebenarnya  sebelum kehadiran ISDV, sudah...

Bintang Merah di Ufuk Timur: Periode Pertama Partai Komunis Indonesia (1914-1927)

Oleh: Rudolfus Antonius Staf Pengajar di STT Abdiel Ungaran PKI adalah anak zaman. Ia dilahirkan dalam konteks sosio-historis Nusantara, yakni sebagai hasil pertemuan kondisi-kondisi obyektif dan...

Kematian Yesus dalam Pandangan Ahmadiyyah (Menimbang buku Qaul al sharih fi Dzuhur al...

Oleh: Yayan M. Royani Tidak banyak dari umat Islam pada umumnya yang menafsirkan secara tematik dan logis dalam pembahasan wafatnya Isa Almasih serta datangnya Imam...

Konsep “al-Mahdi” dan “al-Masih” Perspektif Ahmadiyah

Oleh: H.M. Syaeful Uyun Mubaligh Ahmadiyah Jateng-Pantura Setidaknya, ada empat opini yang berkembang dalam wacana publik terkait kedatangan “Imam Mahdi”, dan “Al-Masih Isa ibnu Maryam”, di...

SKB 3 Menteri dan Penyegelan Keyakinan

Oleh: Tedi Kholiludin Dari dua bentuk intoleransi beragama  yang terjadi akhir-akhir ini, penyerangan terhadap Jemaat Ahmadiyyah di Cikeusik Banten serta Perusakan Gereja di Temanggung, persoalan...

Pilar-pilar Kebudayaan Arab Pra Islam

Bukan hal yang sederhana untuk menguak sejarah pra Islam dengan berbagai aksesorisnya. Dua peradaban besar yang nampak yakni Yunani dan Romawi; Yunani dengan tradisi filsafatnya yang menggejala keseluruh seantero, meskipun ada diskriminasi terhadap perempuan luar biasa termasuk belum ada persamaan dalam hak-haknya, sebut saja; perempuan masa itu di kurung dalam Istana, diperjualbelikan di pasar dan bertugas untuk memenuhi hasrat laki-laki, tradisi pesta kerajaan menyebutkan tentang itu.

Merespon Tantangan Baru: Dakwah dan Misi di Semarang 1894-1942

Oleh: M. Shokeh Alumnus Program Pascasarjana Studi Sejarah Universitas Gadjah Mada. Dosen Universitas Negeri Semarang Pendahuluan Menurut berbagai kajian yang pernah ada, abad ke-19 dalam konteks sejarah...

Tuhan dan Agama dalam Pergumulan Batin Kartini

Oleh: Danang Kristiawan Pelayan di Gereja Injili di Tanah Jawa (GITJ) Mahasiswa Program Pascasarjana Teologi Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Jogjakarta Pengantar Kartini menjadi sosok yang dikagumi...

Kunjungi eLSA di

346FollowersFollow
5,553FollowersFollow
105SubscribersSubscribe

POPULER

Gereja Mormon di Indonesia dan Pergulatan Membangun Identitas (bagian 1)

Bangunannya terawat rapi dan bersih. Posisinya persis di tengah Kota Semarang. Tiap hari, tak akan ada banyak orang yang terlihat disana, kecuali pada hari...

Toleransi dan Pertanyaan tentang Kesetaraan

Oleh: Tedi Kholiludin Dalam beberapa kali diskusi, Izak YM Lattu atau yang biasa dengan akrab saya sapa Caken, kerap mengingatkan saya dan para peserta diskusi...

Perbedaan Budaya Picu Konflik

Persinggungan budaya yang berbeda antara satu negara dengan lainnya dinilai bisa memicu konflik. Hal ini diambil dari beberapa kasus kekerasan dan konflik yang...

Pasar Imlek sebagai Ruang Sipil

Oleh: Tedi Kholiludin Komunitas Pecinan Semarang untuk Pariwisata (Kopi Semawis) kembali menggelar Pasar Imlek selama tiga hari pada 17-19 Januari 2020. Dihelat sejak 2005,...