Saturday, January 18, 2020

Tembok Ortodoksi

Mereka dikafirkan, disingkirkan dan dibuang. Kalau sudah sampai pada situasi ini, maka masa depan agama semakin suram. Fatwa demi fatwa dikeluarkan dengan dalih untuk menjaga kemurnian agama. Fatwa, kredo, atau apapun namanya dibuat bukan untuk mengobarkan rasa keadilan. Tapi semuanya itu tak lain hanyalah usaha kelompok mainstream untuk menendang pemikiran-pemikiran yang mendobrak kebekuan tradisi berpikir keagamaan.

Identitas: “Aku” di antara “Yang Lain”

Oleh: Denni Pinontoan Dosen Fak. Teologi UKIT, aktif di Mawale Cultural Center “Aku” sesungguhnya pada saat yang sama adalah “yang lain” dalam sebuah perjumpaan. Sebaliknya “yang...

Mudik dan Kesadaran Berbangsa

Oleh: M. Najibur Rohman (Tulisan ini telah dimuat di Harian Suara Merdeka, 07 September 2010) Mudik lebaran adalah momentum tahunan yang selalu ramai, dan tentu pula...

Nama Tuhan

Oleh: Tedi Kholiludin Di tengah masyarakat perkotaan Hijaz, demikian ditulis Phillip K. Hitti, tahap pemujaan terhadap benda-benda langit, telah bherlangsung cukup lama. Penulis “History of...

Merias Wajah Keberagamaan Kita

Oleh: M. Nasrudin Editor Penerbit Jalasutra Jogjakarta Yakinkah Anda, bahwa Anda adalah seorang pemeluk agama yang taat? Jika Anda menjawab Ya, apakah Anda yakin, agama yang...

NU, Masyarakat Sipil dan Agama Publik

Oleh: Ahmad Suaedy Direktur Eksekutif The Wahid Institute NU kembali ke Civil Society (Masyarakat Sipil) tampaknya menjadi arus utama tawaran para kandidat Ketua Umum PBNU dalam...

Nasib Kaum Minoritas di Republik Merdeka

Oleh: Denni Pinontoan Dosen Fakultas Teologi UKIT Tomohon Aktif di Mawale Movement Tanggal 17 Agustus tahun 2010 ini, Indonesia genap berusia 65 tahun. Artinya, sekali lagi, rakyat...

Tuhan Pasca Agama

Oleh: Tedi Kholiludin Ludwig Feurbach, bapak ateisme modern meluncurkan tesis bahwa kesadaran manusia tentang Tuhan yang maha segalanya, tidak lain adalah kesadaran akan dirinya sendiri....

Merumuskan Hukum Islam Yang Dialogis

Oleh: Iman Fadhilah Sudah mafhum bagi  umat Islam, wahyu al Qur’an yang dijadikan sumber hukum di turunkan kepada Nabi Muhammad SAW tidak sekaligus, melainkan secara...

Meretas Teologi Lingkungan Hidup

Oleh: Lukas Awi Tristanto Redaktur Pelaksana Majalah INSPIRASI Semarang   Beberapa hari ini, bencana banjir menerjang kota dan desa di Indonesia. Jika dilihat lebih teliti, di sekitar...

Kunjungi eLSA di

346FollowersFollow
5,553FollowersFollow
105SubscribersSubscribe

POPULER

Gereja Mormon di Indonesia dan Pergulatan Membangun Identitas (bagian 1)

Bangunannya terawat rapi dan bersih. Posisinya persis di tengah Kota Semarang. Tiap hari, tak akan ada banyak orang yang terlihat disana, kecuali pada hari...

Toleransi dan Pertanyaan tentang Kesetaraan

Oleh: Tedi Kholiludin Dalam beberapa kali diskusi, Izak YM Lattu atau yang biasa dengan akrab saya sapa Caken, kerap mengingatkan saya dan para peserta diskusi...

Perbedaan Budaya Picu Konflik

Persinggungan budaya yang berbeda antara satu negara dengan lainnya dinilai bisa memicu konflik. Hal ini diambil dari beberapa kasus kekerasan dan konflik yang...

Pasar Imlek sebagai Ruang Sipil

Oleh: Tedi Kholiludin Komunitas Pecinan Semarang untuk Pariwisata (Kopi Semawis) kembali menggelar Pasar Imlek selama tiga hari pada 17-19 Januari 2020. Dihelat sejak 2005,...