Tuesday, February 19, 2019

Ahmadiah: “Kita Dituntut Jaga Perdamaian”

Juru bicara jemaat Ahmadiyah Indonesia, Zafrullah Ahmad Pontoh mengatakan wajib bagi warga Indonesia untuk mengusung dan mengamalkan ajaran Islam yang penuh kedamaian. Ajaran damai...

Meriahnya Imlek di Ambarawa

Perayaan Imlek 2566 di Kelenteng Hok Tik Bio Ambarawa, Kabupaten Semarang, mengundang perhatian ribuan warga, Rabu (18/2) malam. Sorak-sorai dan tepuk tangan meriah...

Islam Postliberal sebagai Diskursus Baru

 Untuk mengantisipasi agar para calon pendeta tidak ketinggalan perkembangan wacana dalam agama-agama diluar Kristen, Pusat Studi Agama-agama (PSAA) Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Jogjakarta...

Kasihan, Tuhan tak Punya Rumah

Segelas kopi tersaji di meja kayu yang sepertinya sudah udzur. Pagi itu (27/3), pria berkemeja putih garis lurus tampak mengotak-atik laptopnya. Sebatang rokok...

Gagas Sekolah Damai, 30 Guru Agama di Jateng Kunjungi Gereja, Klenteng, dan Sanggar Kepercayaan

Semarang, elsaonline.com – Demi wujudkan sekolah damai, toleran, dan inklusif 30 guru agama Islam di Jateng kunjungi tiga rumah ibadah yang berbeda. Mereka mengunjungi...

Sedulur Sikep Gelar Sarasehan “Kumpule Balung Pisah”

Sebanyak 42 orang warga Sedulur Sikep dari Kudus dan Blora hadir dalam sarasehan bertajuk “Kumpul Balung Pisah,” minggu (31/5). Acara yang diselenggarakan di...

Penganut Samin: Rayakan HUT RI Dengan Wujudkan Keadilan

Peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia pada dasarnya memperingati jasa-jasa pahlawan. Kata merdeka dari sisi istilah kasat mata memang sudah terjadi, negara ini sudah...

Tiga Lapis Diskriminasi Atas Nama Agama

Peneliti senior The Wahid Institute, Rumadi menjelaskan setidaknya ada tiga lapisan dalam diskriminasi atas nama agama dan keyakinan. “Lapisan pertama itu soal regulasi...

“Kata Ashfihani, Nafs Wahidah itu Turab”

 "Sebagian sarjana mengatakan bahwa masa keemasan dalam agama Islam sebenarnya tidak ada" papar Khoirul Anwar dalam acara diskusi mingguan Lembaga Studi Sosial dan Agama...

Survei Wahid: Perempuan Lebih Toleran dibanding Laki-laki

Jakarta, elsaonline.com – Hasil survei Wahid Foundation menunjukan perempuan lebih toleran daripada laki-laki. Survei nasional bertema toleransi sosial keagamaan di kalangan perempuan muslim itu...

Kunjungi eLSA di

346FollowersFollow
5,553FollowersFollow
63SubscribersSubscribe

POPULER

Makna “Lontong Opor” Bagi Romo

Tak kenal maka ta'aruf (kenalan). Penggalan kata itulah kiranya yang bisa mewakili pentingnya untuk saling mengenal. Mengenal lebih dekat baik antar agama, etnis...

Nikah Beda Agama Tanpa Merubah Kolom di KTP

Sejak diundangkan Undang-undang Perkawinan nomor 1 tahun 1974 perkawinan beda agama dilarang. Meskipun demikian, fakta di lapangan masih banyak yang melakukannya. Satu-satunya jalan...

Semarang, Panggung Baru Intoleransi?

Oleh: Tedi Kholiludin Sejak tahun 2014, tak kurang dari 10 peristiwa bernuansa agama terjadi di Kota Semarang. Peristiwa-peristiwa itu memiliki gradasi yang variatif. Sebagian kecil...

Mengaji Islam dan Politik: Beberapa Pilihan Tema dan Pendekatan

Oleh: Tedi Kholiludin Mayoritas penganut umat Islam meyakini bahwa Islam adalah Din (agama) dan Daulah (Negara). Islam tidak hanya sebagai sistem teologi semata, tetapi juga...