Sunday, June 16, 2019

Bom Buku Jadi Teror Gerakan Pluralisme

(Semarang, elsaonline) Lembaga Studi Sosial dan Agama (eLSA) menilai bahwa ledakan bom buku di Utan Kayu merupakan teror yang mengancam gerakan pluralisme....

Politik Etis, Politik Penjajahan Baru

(Semarang, elsaonline.)- Divisi Kajian Lembaga Sosial dan Agama (eLSA) Semarang kemarin (9/3) menggelar diskusi sesi ‘ilmu sejarah’ dengan tema “Semarang dan Jejak PKI”. Diskusi...

Tak Ada Penyerangan di Gereja Orthodox Boyolali

(Boyolali-elsaonline) Kabar diserangnya Gereja Orthodox Boyolali oleh salah satu organisasi masa yang sempat ramai di jejaring sosial, segera dibantah oleh Romo Methodius Sri Gunarjo. Melalui...

Selebaran Gelap Beredar di Semarang

(Semarang-elsaonline) Selebaran gelap yang mendeskriditkan agama Islam beredar di beberapa masjid di Kota Semarang. Menurut Ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Jawa Tengah...

“Madrasah at-Taharruriyyah”, Program Baru Divisi Kajian

Setelah meluncurkan dua seri diskusi, “Religious Studies” serta “Studi Sejarah dan Ilmu Sosial” divisi kajian Lembaga Studi Sosial dan Agama (eLSA) meluncurkan program kajian...

Menjadi Liberal itu Wajib Hukumnya

(Semarang-elsaonline) Dalam al-Qur’an, Islam digambarkan setidaknya dalam tiga pengertian yakni Din, Millah dan Syari’ah. “Ketiganya memiliki maksud yang berbeda, tetapi kemudian diartikan sama, yakni...

Drop in religious intolerance cases not sign of improvement

Imung Yuniardi, The Jakarta Post, Semarang | Wed, 01/12/2011 10:55 AM | The Archipelago Reported cases of religious intolerance in Central Java significantly dropped in...

Menurun, Angka Intoleransi Keberagamaan di Jawa Tengah

Selama tahun 2010, Lembaga Studi Sosial dan Agama (eLSA) mencatat setidaknya ada 9 (sembilan) kasus yang berkaitan dengan pelanggaran atau intoleransi keberagamaan di Jawa Tengah. Secara kuantitas, jika dibandingkan dengan tahun 2009, bisa dikatakan bahwa ada grafik menurun. Pada tahun 2009, eLSA mencatat setidaknya ada 32 kasus yang berkaitan dengan intoleransi keberagamaan, masing-masing 3 kasus pelanggaran kebebasan beragama serta 29 kasus intoleransi. Meskipun demikian, menurunnya angka itu bukan berarti bahwa tingkat toleransi masyarakat Jawa Tengah sangatlah tinggi. Angka ini hanyalah berupa kasus-kasus yang mencuat dan terekam oleh media. Bukan tidak mungkin ini akan bertambah banyak, jika proses pemantauan dilakukan hingga level yang paling dasar.

3 Event Budaya Wonogiri Dihapus

Rabu, 24/11/2010 09:00 WIB - son WONOGIRI—Bupati Wonogiri bakal menghapus tiga event budaya tahunan yang sudah menjadi ikon budaya di Kabupaten Wonogiri. Ketiga event itu...

Sekularisme, Sikap Positif Umat Beragama

Munculnya ide-ide pembaruan pemikiran Islam dengan konsep-konsep baru seperti sekularisme, liberalisme dan pluralisme di Indonesia seringkali menuai kontroversi. Bahkan kata-kata tersebut—jika diucapkan tanpa rangkaian...

Kunjungi eLSA di

346FollowersFollow
5,553FollowersFollow
85SubscribersSubscribe

POPULER

Penganut Sapto Darmo: “Mati Saja Sulit, Apalagi Hidup”

Penganut Sapto Darmo di Desa Cikandang Kecamatan Kersana Kabupaten Brebes ada empat kepala keluarga (KK), mereka hidup penuh dengan tekanan dari berbagai lapisan...

Cadar Bukan Ajaran Islam (3)

Oleh: Sumanto Al Qurtuby (Dosen di King Fahd University of Petroleum and Minerals Dhahran Arab Saudi) Apakah umat Yahudi, sebagai "kakak kesatu" kaum Muslim dalam tradisi...

Gereja Mormon di Indonesia dan Pergulatan Membangun Identitas (bagian 1)

Bangunannya terawat rapi dan bersih. Posisinya persis di tengah Kota Semarang. Tiap hari, tak akan ada banyak orang yang terlihat disana, kecuali pada hari...

Cerita Abu Hapsin Tentang Sumanto

Namanya guru dengan muridnya, mesti ada yang selalu dikenang. Abu Hapsin, selaku dosen IAIN Walisongo pun demikian. Dalam setiap perjumpaan dengan para...