Tuesday, June 18, 2019

Pemerintah Didesak Tinjau Ulang SKB Ahmadiyah

TEMPO Interaktif, Jakarta - Sehubungan dengan penyerangan sejumlah ormas Islam kepada Jemaah Ahmadiyyah di Manis Lor, Kecamatan Jalaksana Kabupaten Kuningan, Lembaga Studi Sosial dan...

Tinjau Kembali SKB 3 Menteri

Sehubungan dengan penyerangan sejumlah ormas Islam kepada Jemaat Ahmadiyyah di Manis Lor, Kecamatan Jalaksana Kabupaten Kuningan, dengan ini kami Lembaga Studi Sosial dan Agama...

Tradisi Tabayyun Sudah Mulai Hilang

(Semarang, elsaonline.com)-  Salah satu aspek yang hilang dalam tradisi pemikiran Islam khususnya dunia pesantren dan Nahdliyyin adalah tradisi tabayyun atau klarifikasi. Hal tersebut diungkapkan...

Masjid Ahmadiyah Gagal Disegel

KUNINGAN - Rencana penyegelan 1 masjid dan 8 musala Ahmadiyah di Desa Manis Lor, Kecamatan Jalaksana, kemarin (26/7), gagal. Untuk menghindari bentrok fisik, ratusan...

Ahmadiyyah Manislor Pertahankan Mesjid

(Manislor, elsaonline)- Ketenangan Jemaat Ahmadiyyah Desa Manislor Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan Jawa Barat kembali terusik. Rabu, (26/07) mereka yang mengatasnamakan GARIS dan PERSIS serta...

PWNU Jateng Susun Petunjuk Teknis Jamkesda

(Semarang, elsaonline.com) ”Setiap orang pasti akan bertemu dengan sehat dan sakit. Yang namanya sakit pasti perlu biaya, bahkan ke dukun pun perlu biaya. Yang...

Fenomena itu Bernama Indonesia

(Salatiga, elsaonline.com) ”Apa yang kita sebut sebagai Indonesia itu muncul pada 1945, sebelum itu belum pernah ada yang namanya Indonesia” demikian diungkapkan Prof Dr....

Aliran Kepercayaan Tetap Terdiskreditkan

Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya menyatakan menolak permohonan para pemohon uji materi UU No. 1 PNPS 1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/Atau Penodaan Agama (selanjutnya ditulis...

Menyapih Lara di Tengah Jawa

LAPORAN TAHUNAN KEBEBASAN BERAGAMA DI JAWA TENGAH TAHUN 2009 Lembaga Studi Sosial dan Agama (eLSA) I. Pendahuluan Sejak 2008, Lembaga Studi Sosial dan Agama (eLSA) Semarang melakukan monitoring...

Ancaman Demokrasi adalah Teokrasi

(Salatiga, elsaonline.com)- Presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno, pernah menulis di Suluh Indonesia tahun 1926, tentang Nasionalisme, Islamisme dan Marxisme. “Tulisan itulah yang sebenarnya menjadi...

Kunjungi eLSA di

346FollowersFollow
5,553FollowersFollow
85SubscribersSubscribe

POPULER

“Kebudayaan Masyarakat Semarang Lebih Egaliter”

  Tubagus Svarajati, lama berkecimpung di dunia seni. Sempat menekuni Fotografi, saat ini Tubagus lebih dikenal sebagai kritikus seni rupa. Dia adalah pendiri Rumah Seni...

Makna “Lontong Opor” Bagi Romo

Tak kenal maka ta'aruf (kenalan). Penggalan kata itulah kiranya yang bisa mewakili pentingnya untuk saling mengenal. Mengenal lebih dekat baik antar agama, etnis...

Penganut Sapto Darmo: “Mati Saja Sulit, Apalagi Hidup”

Penganut Sapto Darmo di Desa Cikandang Kecamatan Kersana Kabupaten Brebes ada empat kepala keluarga (KK), mereka hidup penuh dengan tekanan dari berbagai lapisan...

Isu-isu dalam Konflik Bernuansa Agama

Oleh: Tedi Kholiludin Dua peristiwa terakhir yakni tragedi yang menimpa Muslim Syiah di Sampang (26/8) dan penembakan terhadap terduga jaringan teroris di Solo (31/8) kembali...