eLSA Report on Religious Freedom XXIII

0
69

bulettin edisi 23_001eRORF terbitan kali ini merupakan edisi akhir dari penyajian data mengenai peta penghayat dan problematikanya di Jawa Tengah. Data yang terkumpul merupakan gambaran fenomena penghayat hampir di seluruh daerah (kabupaten dan kota) yang dibagi berdasarkan keresidenan. Selain menyasar persebaran penghayat berdasarkan domisili, fokus penggarapan juga lebih menekankan kepada problem diskriminasi yang dialami para penghayat khususnya yang berkaitan dengan pelayanan publik.

Sampai saat ini telah terinventarisir enam problem utama yang dihadapi penghayat di daerah yaitu: pertama problem  pencantuman agama di KTP, kedua problem pendidikan, ketiga problem pencatatan pernikahan, keempat problem pendirian tempat ibadah, kelima problem pemakaman dan terakhir problem penodaan agama. Selain itu, tantangan yang harus dihadapi penghayat adalah permasalahan yang berkaitan dengan relasi sosial, ekonomi dan budaya, terutama hak kebebasan beragama dan berkeyakinan.

Penyajian data pada edisi kali ini diawali dengan tulisan tentang problem yang dihadapi oleh penghayat di Klaten. Penghayat di kabupaten tersebut harus menghindari gesekan dengan berbagai pihak  khususnya pemerintah yang tidak memahami regulasi. Selanjutnya data tentang peta penghayat Paguyuban Tunggul Sabdo Jati di Kabupaten Cilacap dan Mardhi Santosaning Budhi di Temanggung, diteruskan dengan pembahasan tetang kehidupan penghayat di  Rembang yang memberikan kebebasan kepada para keturunannya untuk memeluk kepercayaan apapun. Terakhir merupakan tulisan lanjutan dari penerbitan sebelumnya, yaitu peta dan problematika organisasi penghayat Sapto Dharmo di Brebes.

Sebagaimana penerbitan sebelumnya, redaksi juga tetap menyajikan data yang berkaitan dengan masalah Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (KBB). Tulisan pertama mengulas tentang vonis 15 tahun bagi pembunuhan Suparno. Selanjutnya tentang kasus tuntutan penutupan Ponpes Santri Arum di Jetak Kabupaten Sragen dan terakhir membahas proses persidangan kasus penyerangan warga oleh FPI di Sukorejo Kabupaten Kendal. Akhirnya redaksi mengucapkan selamat membaca. Download disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here