Penganut Sapto Darmo: “Mati Saja Sulit, Apalagi Hidup”

11
1397

[Brebes –elsaonline.com] Penganut Sapto Darmo di Desa Cikandang Kecamatan Kersana Kabupaten Brebes ada empat kepala keluarga (KK), mereka hidup penuh dengan tekanan dari berbagai lapisan masyarakat.

Carlim (45), salah satu penganut Sapto Darmo di Desa yang memiliki dua bahasa, sunda dan jawa, menuturkan, beberapa problem yang kerap dialami penganut Sapto Darmo di daerahnya adalah pendidikan dan pemakaman. “Di sini yang dirasakan benar-benar sulit itu persoalan sekolah dan pemakaman,” terang dia, Kamis (4/12) malam.

Lebih jauh orang paruh baya yang kini menjabat sebagai ketua Yayasan Sapto Darmo di Brebes itu menjelaskan bahwa anak penganut Sapto Darmo banyak yang dipaksa mempelajari dan memeluk agama Islam.

“Anak saya dulu waktu sekolah di SMPN 2 Kersana dipaksa untuk mengikuti mata pelajaran Islam. Bagi saya, kalau hanya mempelajari tidak apa-apa, tapi itu dipaksa untuk beragama Islam juga. Bahkan anak saya diancam tidak akan naik kelas apabila tidak mengikuti pendidikan agama di madrasah atau ngaji di masjid. Jadi anak saya tidak hanya dipaksa di sekolahan, tapi juga di luar sekolahan oleh guru agamanya,” ujarnya.

Selain pendidikan, dalam pemakaman juga penganut Sapto Darmo merasa kesulitan karena masyarakat dan kepala desa setempat melarang jenazah Sapto Darmo dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU). Ketika keponakan Carlim meninggal dunia dan hendak dimakamkan di TPU Cikandang, keluarga musibah tidak mendapatkan izin pemakaman dari pegawai desa dengan alasan masyarakat tidak memperbolehkannya. “Saya waktu itu izin ke pak lurah, tapi pak lurah tidak memperbolehkan. Sekarang pak lurahnya sudah meninggal. Katanya, orang-orang di desa ini tidak mengizinkan jenazah Sapto Darmo dimakamkan di tempat pemakaman orang Islam, padahal itu tempat pemakaman umum milik desa, ya milik semua orang desa sini apapun agamanya,” kenangnya.

Akhirnya jenazah keponakannya itu dimakamkan di depan rumah yang terbuat dari anyaman bambu milik Carlim berdampingan dengan tempat ritual Sapto Darmo. Makam yang kini sudah berusia empat tahun itu tidak tampak layaknya makam-makam lain karena tidak diberi batu nisan dan datar.

“Warga Sapto Darmo di sini merasa tidak nyaman, banyak tokoh agama lain yang kalau ceramah menyesat-nyesatkan kami, tapi itu kami anggap sebagai ujian kami dalam memeluk agama ini. Jangankan kita yang masih hidup, pasti akan merasa kesulitan, wong mati saja sulit, apa lagi hidup,” ungkapnya, menyesalkan. [elsa-ol/KA-@khoirulanwar_88]

11 COMMENTS

  1. Warga Sapto Darmo tidak sesat, karna menyembah Tuhan Alloh di surga ( berkiblat ke surga ) maka kalau sembahyang menghadap ke timur. Semua aliran KEJAWEN itu mengikuti sareat Nabi ADAM dan agamanya menginduk pada agama ISLAM ADAMMAKNA yaitu agama yang beriman ada TUHAN yaitu ALLOH di surga. Sedangkan agama yang dipimpin oleh Nabi Muhammad itu disebut agama MUSLIM. Apa buktinya ? BUktinya dalam Al -Quran yang disebut sebut itu bunyinya MUSLIM dan tidak ada kata yang berbunyi ISLAM. Contoh ada ucapan muslimin wal muslimat . Kan tidak ada Islamin wal Islamat.

  2. Saya ISLAM tapi bukan MUSLIM. Beda dong. ISLAM itu nabinya bisa Nabi ADAM , bisa Nabi ISA , bisa Nabi DAUD. Jelasnya ADAMMAKNA itu singkatan dari ADAM ,DAUD, AYUB, MUSA, MUHAMMAD, AHMAD, KARJANAGA , NURCAHYO, ALBERT. Kalau saya dianggap goblok ya nggak masalah, yang penting saya sehat, selamat dan dapat menuju TUHAN ALLOH di surga ( bukan dalam kakbah / tidak perlu rebutan masuk kakbah arab ). Dari pada pinter tapi keblinger dan gampang di provokasi setan . Kalau saya dianggap EDAN yo nggak masalah, kalau edan malah tidak dituntut malaikat jika melakukan kesalahan . Saya lebih tahu daripada ANDA yang menuduh saya goblok dan EDAN.

  3. Kalau ANDA itu pinter lau menuduh saya GOBLOK dan EDAN, maka jawablah pertanyaan saya ini; Siapakah yang selalu berada dalam KAKBAH ARAB selama beribu-ribu tahun ? Pilihlah , a. ALLOH SWT , b. RUH-RUH LELUHUR BANGSA ARAB. ANDA yang merasa lebih pinter dari saya tentu gampang sekali menjawanya ,karena tinggal pilih yang A atau yang B. Anak TK/ SD juga bisa memilih KOK.

  4. Walaupun dianggap goblok dan edan tapi saya telah mengucapkan kalimat Tauhid keimanan yang berbunyi, ” SAYA IMAN ADA TUHAN, YAITU ALLOH DI SURGA . Sebaliknya yang menuduh saya itu paling- paling baru menjadi saksi ( bekum beriman ),yang berbunyi, ” SAYA BERSAKSI TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLOH”.Kalau cuma ucapan kesaksian seperti itu, SETAN juga gampang sekali bersaksi seperti itu. Mengapa ? SETAN BERSAKSI “TIDAK ADA TUHAN”.sebab waktu itu yang ada SETAN ( HANTU ) itu sendiri. Lalu Setan berkata lagi , ” SELAIN ALLOH ” ya artinya bisa sembarang kalir, bisa SETAN itu, bisa TUYUL, bisa GENDERUWO, bisa POCONG , bisa SUNDEL BOLOMG dan sebagainya. Saya rasa umat MUSLIM ( pengikut NABI MUHAMMAD ) perlu belajar bahasa lebih dalam lagi , supaya di alam kubur dan akerat nanti tidak diafusi SETAN dan menjadi bahan ketawaan SETAN -_SETAN CILIK.

  5. TUHAN artinya sesuatu yang disembah , dipuja , disenangi dan didekati. Lawan kata TUHAN yaitu HANTU yang artinya yang ditakuti, yang dibenci dan yang dijauhi. Sareat berke -TUHAN-an selalu berubah menurut akal pikiran umat manusia. Jaman purba manusia menyembah / berkiblat padaTUHAN nya yang berada dalam batu atau pohon atau punden berundak ( TUHAN dalam suatu benda atau bangunan / TUHAN level satu ). Menurut wangsit punden itu merupakan kantornya ruh ruh leluhur manusia di wilayah itu. Dalam ruh ruh itu terdapat NURALLOH/ CAHAYA ALLOH/ SUKMA SEJATI ?WAKILNYA ALLOH DI SUATU TEMPAT. Setelah agama MUSLIM datang maka ajarannya disuruh berkiblat/ menyembah TUHAN dalam KAKBAH ARAB. Sebetulnya antara KAKBAH DENGAN PUNDEN ATAU POHON ATAU PIRAMID ATAU SPINX ATAUPUN CANDI ITU SAMA SAJA HAKEKATNYA yaitu TUHAN dalam suatu benda atau dalam bangunan / TUHAN LEVEL 1 ( ibaratnya KANTOR KEPALA DESA ). Karena pohon dan bangunan itu bergantung pada bumi maka TUHAN dalam POHON ATAU BANGUNAN ITU juga bergantung pada TUHAN dalam inti BUMI/ TUHAN LEVEL 2 ( ibarat KANTOR CAMAT ). Lalu karena bumi itu bergantung MATAHARI maka TUHAN dalam INTI BUMI ITU patuh/ bergantung pada TUHAN dalam INTI MATAHARI / PUSAT TATA SURYA / TUHAN LEVEL 3 ( pusat tata surya / ibaratnya adalah KANTOR BUPATI ). Lalu karena matahari itu bergantung pada BLACK HOLE / LUBANG HITAM ( PUSAT GALAKSI ), maka TUHAN dalam INTI MATAHARI itu patuh / bergantung pada TUHAN INTI PUSAT GALAKSI ( TUHAN LEVEL 4)/ ibaratnya adalah KANTOR GUBERNUR. Lalu BLACK HOKE / LUBANG ITAM / PUSAT GALAKSI ITU bergantung pada ALLOH SWT / SURGA / NIRWANA . ARSY/ SIDROTUL MUNTAHA / PUSAT JAGAD RAYA. Jad janganlah sombong kalau baru menguasai satu sareat saja dan baru mengenal TUHAN dalam suatu BENDA atau BANGUNAN dan baru sekedar jadi saksi saja . Bisa bisa di alam kubur nanti malu sepenuh mati karena di ejek , diafusi dan diketawain SETAN _SETAN . Demikian pembelaan saya . Atas nama ADAMMAKNA ( ADAM , DAUD, AYUB , MUSA, MUHAMMAD, AHMAD, KARJANAGA, NURCAHYO, ALBERT). TTD : KARJANAGA.

  6. wonten nopo toh kok podo debat eker” an …
    Smua Itu adalah keyakinan masing” orang yg melakukan tidak usah di usik saling menghormati satu sama lain,tidak ada yg benar dan tidak ada yg salah…

  7. Mas tlg klu sampean merasa benar tunjukan alamat rumahnya mas……sy t silaturahmi kesana

  8. Perlu saya luruskan
    Sapta Darma adalah Wahyu ajaran ketuhanan yg Mengajarkan Manusia Untuk Berbakti pada Allah ( Hyang Maha Kuasa ) dgn Jalan Sujud Menghadap ke timur. Dgn cara duduk Bersila ,tangan bersidakep tangan kanan di depan tangan kiri…dan kaki kanan di depan kaki kiri
    kmudian sujud tiga kali.
    Dgn ucapan dOa ;

    Allah Hyang Maha Agung
    Allah Hyang Maha Rohkim
    Allah Hyang Maha Adil

    Hyang Maha suci sujud Hyang Maha Kuwasa 3 x

    Kesalahane Hyang Maha suci Nyuwun Ngapura Hyang Maha Kuwasa 3x

    Hyang Maha suci Mertobat Hyang Maha Kuwasa 3x

    ..begitulah dOanya ….

    Lalu di mana letak sesatnya …!???

  9. Perlu saya luruskan
    Sapta Darma adalah Wahyu ajaran ketuhanan yg Mengajarkan Manusia Untuk Berbakti pada Allah ( Hyang Maha Kuasa ) dgn Jalan Sujud Menghadap ke timur. Dgn cara duduk Bersila ,tangan bersidakep tangan kanan di depan tangan kiri…dan kaki kanan di depan kaki kiri
    kmudian sujud tiga kali.
    Dgn ucapan dOa ;

    Allah Hyang Maha Agung
    Allah Hyang Maha Rohkim
    Allah Hyang Maha Adil

    Hyang Maha suci sujud Hyang Maha Kuwasa 3 x

    Kesalahane Hyang Maha suci Nyuwun Ngapura Hyang Maha Kuwasa 3x

    Hyang Maha suci Mertobat Hyang Maha Kuwasa 3x

    ..begitulah dOanya ….

    Lalu di mana letak sesatnya …!???

  10. Bukan kah telah diturunkan ilmu syariat yaitu fiqih?.Bukan kah telah diturunkan al-quran sebagai petunjuk umat dan hadist

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here