Teologi Pembebasan Amerika Latin: Sebuah Survei Singkat

0
46

Oleh: Rudolfus Antonius

Pengantar

Pada akhir 1960-an, sebuah gerakan sosial dan intelektual baru muncul di Amerika Latin.  Berakar dalam Iman Kristen dan Alkitab, gerakan tersebut mengupayakan suprasuktur ideologisnya berdasarkan refleksi-religius yang terkait-erat dengan organisasi Gereja.

Para anggota dari tarekat-tarekat (ordo-ordo) berkomitmen pada ikrar kemiskinan. Mereka tidak mempunyai harta-milik secara individual. Meski demikian, mereka menikmati standart-dan-jaminan-hidup yang memisahkan mereka dari pergulatan sehari-hari kaum miskin. Pada waktu itu muncullah pertanyaan: Kemiskinan macam mana yang seharusnya dihidupi para anggota tarekat manakala sebagian besar orang (umat) hidup dalam kemiskinan yang sangat parah, yang merendahkan harkat-martabat kemanusiaannya? Apa yang harus dilakukan oleh Gereja dan orang-orang Kristen?

Teologi Pembebasan muncul sebagai hasil dari refleksi yang kritis-sistematis atas Iman Kristen, implikasi-implikasi, dan praksisnya. Teolog-teolog yang merumuskannya adalah sekelompok kecil rohaniwan Katolik dan Protestan. Mereka melayani sebagai penasihat-penasihat para romo, suster, dan pendeta. Karena itu mereka bersentuhan langsung dengan kelompok-kelompok akar-rumput, bahkan menyediakan waktu untuk bekerja bersama-sama dengan kaum-miskin. Kontak langsung itu memunculkan berbagai pertanyaan yang pada gilirannya menjadi pergumulan teologis.

Download Makalah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here