Ultah, AJI Gelar Beragam Festival

0
57
Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, Eko Maryadi
Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, Eko Maryadi
Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, Eko Maryadi

[Surabaya –elsaonline.com] Memperingati perayaan ulang tahun ke-20, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia menyelenggarakan beragam ‘Festival Media 2014’ di Jatim Expo  (JX) International Jalan Ahmad Yani No 99 Surabaya, Jumat hingga Sabtu (16-17/5) kemarin. Selebrasi perhelatan yang ditandai dengan pameran 36 stand AJI Kota seluruh Indonesia, workshop, talkshow, seminar, beragam lomba, pemutaran film, pesta kuliner Surabaya, hingga hiburan ini pun turut menyedot perhatian pengunjung.

Ketua Umum AJI, Eko Maryadi, menuturkan, Festival Media ke-3 ini sebelumnya sukses diselenggarakan di Bandung dan Yogyakarta. Menurutnya, AJI ingin memberikan ruang bagi jurnalis, pengelola media massa baik cetak, online, televisi, radio, media komunitas maupun kalangan pemangku kepentingan media untuk berinteraksi dengan masyarakat. “Maklum, jumlah media di Indonesia terus bertambah. Jadi, melalui festival ke-3 ini AJI ingin memberikan kontribusi dengan mendukung munculnya jurnalis-jurnalis dari lokal yang berkompeten, professional yang sekaligus beretika,” ungkap dia, disela-sela kegiatan.

Eko memaparkan, meski memiliki modal kecil, masing-masing media lokal tersebut mampu tumbuh dan berkembang dalam mendukung kebebasan pers. Ia menjelaskan, focus festival media di Surabaya memberikan bobot lebih kepada media lokal dari seluruh Indonesia untuk memperlihatkan kekuatan mereka di tengah serbuan grup-grup media besar. “Selama ini pertumbuhan media kan tidak hanya di Jakarta saja, sehingga festival ini dapat memperkenalkan adanya media lain yang ada di daerah,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, sejak tahun 2012 AJI sudah melakukan uji kompetensi terhadap sejumlah 1.980 anggota yang dilakukan sekitar 20 kali. Bahkan pihaknya menilai bahwa AJI di berbagai daerah telah membuktikan komitmen untuk mengawal dipenuhinya hak publik atas informasi. “Sehingga kebebasan pers dan pers yang professional adalah keinginan dan dambaan seluruh masyarakat Indonesia,” tuturnya.

Adapun rangkaian kegiatan 20 tahun AJI sendiri diawali dengan peluncuran website www.aji.or.id pada Selasa (14/1) lalu. Sementara agenda lainnya, imbuh Eko, terdiri dari festival media, sekolah jurnalistik, penyusunan buku sejarah AJI, malam resepsi dan publik di Jakarta, Annual Conference New Media pada akhir bulan November 2014 ini. “Namun, ada pula pekan budaya dan media yang diteruskan kongres AJI ke-IX di Bukit Tinggi, Sumatera Barat,” aku pria berkacamata.

Terpisah, Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, turut serta pula menghadiri pagelaran Festival Media kali ini. Dalam kesempatan tersebut, Risma menyampaikan bahwa pengenalan dunia media kepada masyarakat secara baik akan membantu percepatan pembangunan manusia yang berkualitas. “Tentu ini cara efektif untuk Indonesia agar dapat bergerak lebih maju. Karena sebetulnya media ini dapat pula mengedukasi masyarakat untuk menjadi pribadi yang berkualitas,” pungkasnya. [elsa-ol/Munif-@MunifBams]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here