Tuesday, February 19, 2019

Konklaf

Oleh: Tedi Kholiludin Pemilihan Paus atau yang biasa disebut dengan Konklaf merupakan salah satu prosesi yang penting dalam tradisi Gereja Katolik Roma. Konklaf atau conclave...

Argumen Gender Berbasis Wahyu: Kritik Atas Tulisan Alhilyatuz Zakiyyah

Oleh: M. Ali Masruri (Redaktur Jurnal Justisia UIN Walisongo Semarang) Esai ini merupakan komentar terhadap tulisan Alhilyatuz Zakiyyah yang berjudul "Ayah Memasak: Keadilan Gender di Ruang...

“Adzan” Kristiani

Oleh: Tedi Kholiludin Tahun 2005 atau 2006 saya membaca sebuah artikel reflektif di Majalah Inspirasi. Bacaan yang dikelola oleh Romo Aloys Budi Purnomo dan kawan-kawan...

Ayah Memasak: Keadilan Gender di Ruang Privat

Keadilan gender di mulai dari ruang privat

Hikmat

Oleh: Tedi Kholiludin Amsal (Bahasa Inggris: Proverbs) merupakan kitab yang berisi kebijaksanaan-kebijaksanaan Salomo. Isinya sangat penting untuk menjadi bahan refleksi. Jika didudukkan dalam konteks keindonesiaan...

Menjadi Berkat

Oleh: Tedi Kholiludin Seorang kawan, Setyawan Budi berkirim pesan di sebuah grup percakapan di sosial media. Ia hendak menghibahkan 400-an bukunya. Bukannya tak sayang dengan...

Kasih

Oleh: Tedi Kholiludin Kasih adalah tentang pelampauan, ketulusan dan pengorbanan. Pelampauan berarti bahwa kasih itu tak mengenal sekat atau batas-batas fisik. Ia melampaui ciri-ciri yang...

Paroki

Oleh: Tedi Kholiludin Satu hal yang menarik ketika berkunjung ke Paroki adalah hadirnya gereja yang bersanding dengan fasilitas-fasilitas publik lainnya; sekolah, klinik dan lainnya. Memang...

Hizbut Tahrir, Struktur Politik dan Masalah “Theological Vacuum”

Oleh: Tedi Kholiludin Mengapa Hizbut Tahrir sukses berkembang di Inggris dan Uzbekistan sementara di Mesir dan Turki seolah menemui jalan buntu? Ihsan Yilmaz (2010) dari...

Melampaui Pluralisme (bagian 1)

Oleh: Tedi Kholiludin Ada dua cara pandang yang jamak digunakan untuk melihat keragaman budaya. Pertama, model melting pot. Secara harfiah, melting pot berarti wajan peleburan....

Kunjungi eLSA di

346FollowersFollow
5,553FollowersFollow
63SubscribersSubscribe

POPULER

Makna “Lontong Opor” Bagi Romo

Tak kenal maka ta'aruf (kenalan). Penggalan kata itulah kiranya yang bisa mewakili pentingnya untuk saling mengenal. Mengenal lebih dekat baik antar agama, etnis...

Nikah Beda Agama Tanpa Merubah Kolom di KTP

Sejak diundangkan Undang-undang Perkawinan nomor 1 tahun 1974 perkawinan beda agama dilarang. Meskipun demikian, fakta di lapangan masih banyak yang melakukannya. Satu-satunya jalan...

Semarang, Panggung Baru Intoleransi?

Oleh: Tedi Kholiludin Sejak tahun 2014, tak kurang dari 10 peristiwa bernuansa agama terjadi di Kota Semarang. Peristiwa-peristiwa itu memiliki gradasi yang variatif. Sebagian kecil...

Mengaji Islam dan Politik: Beberapa Pilihan Tema dan Pendekatan

Oleh: Tedi Kholiludin Mayoritas penganut umat Islam meyakini bahwa Islam adalah Din (agama) dan Daulah (Negara). Islam tidak hanya sebagai sistem teologi semata, tetapi juga...