Abu Hapsin, Pendiri eLSA

Senin, (16/4/2012) Lembaga Studi Sosial dan Agama (eLSA) resmi menempati tempat baru di Perum Bukit Walisongo Permai (Perum Depag) Jalan Sunan Ampel Blok V No 11, Tambakaji Ngaliyan, Semarang. Selaku Pendiri, Dr. Abu Hapsin berharap agar di tempat yang baru eLSA lebih bisa menajamkan pemikiran dan memadukannya dengan kondisi riil masyarakat. Sebagai kegiatan akademik ekstrakampus, eLSA bisa menjadi ruang alternatif untuk mereka yang ingin bergulat dengan wacana sembari memahami apa yang sesungguhnya terjadi di masyarakat.

Baca Juga  Laporan Kebebasan Beragama dan Situasi Keberagamaan di Jawa Tengah 2009
spot_imgspot_img

Subscribe

Artikel Terkait

Perlindungan Pembela HAM di Era Digital: Catatan untuk Revisi UU HAM

Oleh: Tedi Kholiludin Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) telah meluncurkan...

Dekolonisasi HAM: Transformasi Kultural dan Mobilisasi Politik

Salah satu kritik terhadap penegakan hukum Hak Asasi Manusia...

Dinamika Dunia Sastra di Indonesia

Secara umum (terminologi), sastra dapat dimaknai sebagai bentuk karya...

Tidak Ada Ruang Publik Gratis dan Demokratis

Oleh: Alfian Ihsan Dosen Sosiologi Universitas Jenderal Soedirman   Apakah Anda selalu...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini