Agama Skizofrenia

Dalam bagian yang berjudul “Asal-usul Agama dan Ketidaksadaran”, penulis berusaha untuk menelusuri bentuk-bentuk agama yang muncul dari zaman primitif hingga paling modern sekalipun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami watak dasar dari agama-agama dan mencari bentuk elementer dari semuanya itu. Agama-agama ini diwakili oleh animisme, agama magi,naturisme, totemisme, agama fungsional, dan agama sebagai alienasi. Penulis berusaha untuk menarik garis utama yang mendasari munculnya agama-agama di atas, dan penulis menemukan saluran psikologis yang menjadi sumber utama bagi munculnya agama-agama tersebut, yaitu ketidaksadaran atau alam bawah sadar.

Alam bawah sadar ternyata menjadi impuls paling elementer dari munculnya agama-agama manusia. Hal ini memperkuat tesis Carl Jung yang menganggap bahwa agama bermula dari psikologi alam bawah sadar. Namun, pernyataan Carl Jung yang menganggap agama bersumber dari alam bawah sadar mendapat tantangan yang serius dari Sigmund Freud, yaitu pendiri psikoanalisa.

Psikoanalisa berpendapat bahwa alam bawah sadar atau ketidaksadaran (unconscious mind) adalah dunia psikis yang menyimpan agresivitas, kesenangan primitif, dan seksualitas yang tertekan. Alam bawah sadar dengan segala potensinya memiliki kecenderungan untuk selalu mengaburkan dan mendistorsi kesadaran (consciousness) sehingga apabila kita berpendapat kalau agama-agama bersumber dari alam bawah sadar tentu jenis agama ini memiliki akar-akar kekacauan pskologis.

Judul Buku    : Agama Skizofrenia: Delusi, Ketidaksadaran dan Asal-usul Agama

Penulis            : Ahmad Fauzi

Tahun Terbit : Mei, 2011

Editor               : Munif Ibnu

Layout             : Choi

Halaman         : 376

Baca Juga  Sinar Damai dari Kota Atlas: Sejarah, Agama, dan Budaya Masyarakat Semarang
spot_imgspot_img

Subscribe

Artikel Terkait

Hukum Lingkungan Internasional

Angin tidak punya KTP, sehingga kalau pencemaran udara terjadi...

Onderdistrict Tjilimoes

Buku ini berangkat dari pertanyaan sederhana, bagaimana perubahan yang...

Yaumul Quds: Politik Simbol dan Emosi Kolektif dalam Solidaritas Palestina

Oleh: Tedi Kholiludin Jarum jam belum genap menunjuk pukul 14.00...

EN (?): Konsep Ikatan Tak Terlihat dalam Budaya Jepang

Oleh : Iwan Madari (Pemerhati Kebudayaan Jepang) elsaonline.com Dalam hidup,...

Malam di Darut Taqrib: Duka, Solidaritas dan Harapan Dialog

Kami duduk bersama di bagian depan luar sebuah...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini