Kajian Islam dan Gender

GENDER dan feminisme adalah dua frasa yang dibangun di atas nalar melawan posisi laki-laki yang berdiri dengan kaki yang hegemonic dalam menguasai perempuan. Perempuan adalah sebuah diskurusus, perempuan adalah sebuah entitas, perempuan adalah realitas social, akan tetapi pada saat yang sama, perempuan seringkali diperbudak, perempuan seringkali digunakan sebagai alat untuk menegakkan hasrat, perempuan seringkali menjadi korban dari perselingkuhan modal, perselingkuhan sistem, perselingkuhan nilai, perselingkuhan moral

Penulis:Mohammad Koidin, MSI, Ghilman Nursidin Syarief, Lc., MSI & M. Zidna Fajrul Falah
Tebal Buku: vii + 127 halaman
Tahun Terbit: Mei 2023
Penerbit: eLSA
Harga: –
ISBN: on Proses

Baca Juga  Hingga 2021, ada 66 Peraturan Diskriminatif terhadap Ahmadiyah di Indonesia
spot_imgspot_img

Subscribe

Artikel Terkait

Politik Penundaan dan Tata Kelola Kebebasan Beragama

Oleh: Tedi Kholiludin Kasus terkatung-katungnya pembangunan Gereja Beth-El Tabernakel (GBT)...

Kepenyintasan Kultural: Peran Komunitas Membentuk Kota

Kota tidak lahir dari rancangan semata, melainkan tumbuh dari...

Pola Lama Mekanisme Sama

Oleh: Tedi Kholiludin Dua peristiwa tak mengenakkan yang berkaitan dengan...

Perlindungan Pembela HAM di Era Digital: Catatan untuk Revisi UU HAM

Oleh: Tedi Kholiludin Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) telah meluncurkan...

Dekolonisasi HAM: Transformasi Kultural dan Mobilisasi Politik

Salah satu kritik terhadap penegakan hukum Hak Asasi Manusia...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini