Jum. Sep 25th, 2020

elsaonline.com

Voice of the voiceless

Disambut Penghayat, Gubernur Jateng Bilang “Rahayu Pak, Rahayu …”

1 min read

Penghayat kepercayaan Banyumas. [Foto: Nazar]

Penghayat kepercayaan Banyumas. [Foto: Nazar]
Penghayat kepercayaan Banyumas. [Foto: Nazar]
[Banyumas –elsaonline.com] Sumitro (60) dan Sanmarta (70), dua orang warga penghayat kepercayaan asal Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas tampak girang ketika dia berhasil bersalaman dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, tengah pekan lalu. Pria paruh baya itu bersama puluhan warga penghayat lainnya menyambung sang Gubernur masuk ke perkampungannya.

Sumitro dan Sanmarta adalah penghayat kepercayaan. Mereka menyebut dirinya sendiri sebagai Pelestari Adat Bonokeling. Ketika sang Gubernur tiba, mereka berjejer rapi, mengenakan setelan pakaian hitam, serta diatasnya dibalut ikat laiknya blangkon.

Saat diperkenalkan oleh Bupati Banyumas, Ahmad Husen mereka tersenyum riang. Sang Gubernur pun semula yang mengucapkan salam langsung diganti ucapan pengganti selamat datang.

“Rahayu bapak-ibu. Rahayu, Rahayu,” kata Ganjar menimpali mereka. Ganjar diberi perkenalan sejenak oleh sang Bupati bahwa Penghayat Kepercayaan di wilayahnya adem tentram dan tidak terjadi masalah.

Usai menyambut Gubernur, keduanya berbicara agak panjang lebar soal kepercayaannya kepada elsa. Baginya, hidup berdampingan dengan banyak orang harus dengan prinsip tolong-menolong.

“Disini semua derek sengkuyung. Kalau sesuai adat mriki, habes panen ada among tani kegiatan slametan dan syukuran pada yang maha kuasa,” tandas Sumitro.

Upacara ritual slametan atas keberhasilan itu biasanya dilakukan pada hari Jumat ketiga atau jumat keempat. Upacara itu penting agar Yang Maha Kuasa memberi perlindungan.

“Upacara kami namanya Negendan. Itu untuk slamet, perlindungan. Disini pengikutnya ribuan orang,” klaimnya. [elsa-ol/Nurdin-@nazaristik/001]

Baca Juga  Gereja Mormon di Indonesia dan Pergulatan Membangun Identitas (bagian 1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *