Pembakaran Sanggar Dijadikan Peristiwa Bersejarah

Sanggar Candi Busono milik warga Sapta Darma di Dukuh Blando, Desa Plawangan, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah. Foto: Abdus Salam
Sanggar Candi Busono milik warga Sapta Darma di Dukuh Blando, Desa Plawangan, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah. Foto: Abdus Salam
[Rembang-elsaonline.com] Ketua Persatuan Sapta Darma (Persada) Kabupaten Rembang, Sutrisno berharap peristiwa pembakaran sanggar Candi Busono yang terjadi di Dukuh Blando, Desa Plawangan, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah, dapat diambil pelajaran. Menurutnya, peristiwa tersebut perlu dijadikan moment tertentu untuk diperingati, setiap tahunnya.

Saat ditemui dikediamannya, Sutrisno menceritakan, pada dasarnya dirinya ingin kejadian tersebut diperingati oleh warga Sapta Darma sebagai hari yang penuh dengan sejarah.

“Kebetulan kejadian kemarin kan pas tanggal 10 Nopember. Jadi, saya ingin kejadian pembakaran tersebut dijadikan hari yang bersejarah,” tuturnya.

Selain itu, dia menjelaskan, latar belakang munculnya kasus pembakaran sanggar tersebut dijadikan moment bersejarah yang harus diperingati. Disampaikan, kejadian itu menjadi bukti pengorbanan warga Sapta Darma yang telah dilakukan untuk memperjuang pendirian sanggar.

“Untuk sebutan namanya sendiri masih saya pikirkan, mencari nama yang cocok dengan peristiwa itu,” jelasnya.

Sekadar mengingatkan, peristiwa pembakaran Sanggar Candi Busono terjadi Selasa (10/11/15) sekitar pukul 10.30 WIB. Kerugian yang ditanggung sekitar Rp. 100 juta meski Sanggar tersebut masih dalam proses pembangunan. [elsa-ol/@AbdusSalamPutra-Salam/003]

Baca Juga  Ulang Tahun Ke 15, Yayasan ELSA Memiliki Harapan Besar
spot_imgspot_img

Subscribe

Artikel Terkait

Bukan Penumpukan, Tapi Kecukupan: Refleksi Natal 2025

Oleh: Tedi Kholiludin Pada setiap kebahagiaan yang kita nikmati, selain...

Di Balik Ketenangan Jalsah Salanah di Krucil Banjarnegara

Oleh: Tedi Kholiludin Letak Dusun Krucil, Desa Winong, Kecamatan Bawang...

“Everyday Religious Freedom:” Cara Baru Melihat Kebebasan Beragama

Oleh: Tedi Kholiludin Salah satu gagasan kebebasan beragama yang...

Penanggulangan HIV dan Krisis Senyap di Garda Depan

Oleh: Abdus Salam Staf Monitoring Penanggulangan HIV/AIDS di Yayasan ELSA...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini