eLSA Report on Religious Freedom LIV

bulettin edisi 54 Mei  2016
Pembaca yang budiman, kini hadir kembali buletin elsa report on religious freedom edisi Mei 2016 dengan menghadirkan banyak berita tentang kota/kabupaten inklusi. Ya, dikedua penerima manfaat di Kabupaten Brebes dan Kabupaten Kudus sedang menggagas kota inklusif.
Gagasan ini lahir karena pentingnya sebuah daerah mempunyai pedoman dalam membina kerukunan antaragama dan kepercayaan. Melalui adanya gagasan kota/kabupaten inklusif ini, diharapkan pemerintah daerah dapat memahami bagaimana pentingnya memperhatikan kelompok-kelompok kecil keagamaan supaya tak mendapatkan diskriminasi yang berkelanjutan.
Harapannya dengan adanya gagasan kota/kabupaten inklusi ini diskriminasi yang didapatkan kelompok minoritas semakin kandas. Tak ada harapan lain dari terbitnya buletin ini, selain untuk menggapai keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Dan akhirnya, selamat membaca!

Download disini

Baca Juga  Ulil dan Liberalisme yang Saleh
spot_imgspot_img

Subscribe

Artikel Terkait

Politik Penundaan dan Tata Kelola Kebebasan Beragama

Oleh: Tedi Kholiludin Kasus terkatung-katungnya pembangunan Gereja Beth-El Tabernakel (GBT)...

Kepenyintasan Kultural: Peran Komunitas Membentuk Kota

Kota tidak lahir dari rancangan semata, melainkan tumbuh dari...

Pola Lama Mekanisme Sama

Oleh: Tedi Kholiludin Dua peristiwa tak mengenakkan yang berkaitan dengan...

Perlindungan Pembela HAM di Era Digital: Catatan untuk Revisi UU HAM

Oleh: Tedi Kholiludin Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) telah meluncurkan...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini