eLSA Report on Religious Freedom LVI

bulettin edisi 56  juli 2016 Pembaca yang budiman, kini hadir kembali Buletin eLSA Report on religious freedom edisi Juli 2016. Edisi ini utamanya memuat pemberitaan mengenai pemakaman Warga Sapta Darma yang berasal dari iuran Warga Sapta Darma, bukan dari Pemerintah.
Selanjutnya isu yang terbaru masalah siswa di sekolah negeri di Kota Semarang yang buku raportnya ditahan oleh pihak sekolahan dengan alasan siswa tersebut mengikuti aliran kepercayaan.
Bukan hanya itu, ada juga seorang perempuan yang mendapatkan kasus penodaan agama karena mengaku mendapatkan wahyu dari Tuhan yang akhirnya kembali bertobat dan kembali masuk agama islam dengan mengucap sahadat dalam Islam seusai Shalat Jumat.

Download disini

Baca Juga  Kewajiban Warga Ahmadiyah, Berbuat Baik Kepada Sesama
spot_imgspot_img

Subscribe

Artikel Terkait

Politik Penundaan dan Tata Kelola Kebebasan Beragama

Oleh: Tedi Kholiludin Kasus terkatung-katungnya pembangunan Gereja Beth-El Tabernakel (GBT)...

Kepenyintasan Kultural: Peran Komunitas Membentuk Kota

Kota tidak lahir dari rancangan semata, melainkan tumbuh dari...

Pola Lama Mekanisme Sama

Oleh: Tedi Kholiludin Dua peristiwa tak mengenakkan yang berkaitan dengan...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini