Kepala Desa Siandong Brebes Sediakan Makam Non Muslim

Foto-eLSA[Brebes, elsaonline.com]- Kepala Desa (Kades) Siandong Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes, Taufik HS, akan membangun tempat pemakaman umum yang bisa digunakan untuk menampung jenazah dari berbagai latar belakang agama.

Gagasan penyediaan lahan pemakaman umum ini muncul karena sikap sebagian umat Islam Desa Siandong yang mengklaim tempat pemakaman di desanya sebagai tanah wakaf yang khusus digunakan untuk jenazah umat Islam.

“Karena makam yang ada itu tanah wakaf, makam orang Islam, jadi dulu Ibu Jaodah (penganut Sapta Darma, red) tidak bisa dimakamkan di situ. Makanya kami akan membuat makam umum,” jelas Taufik, Kamis (28/1/16).

Sebagai orang nomor satu di Desa Siandong, Taufik merasa punya tanggungjawab untuk menyediakan tempat pemakaman umum lantaran penduduk desanya tidak semuanya beragama Islam.

Meski demikian, kata Taufik, untuk merealisasikan gagasannya itu tidak mudah. “Sulit sebenarnya, tapi insyaallah akan terlaksana. Ini tinggal menunggu dananya saja. Dana akan saya ambilkan dari swadaya desa. Dana seperti ADD (Anggaran Dana Desa, red) tidak bisa digunakan untuk itu. Makanya nanti akan saya ambilkan dari swadaya. Mohon doanya saja,” sambungnya.

Jadi, Taufik menambahkan, kendala untuk membangun tempat pemakaman umum (TPU) hanya pada persoalan keuangan. “Kalau masalah persetujuan dari masyarakat, rata-rata setuju. Cuma satu saja ini, dananya. Tapi insyaallah bisa, bisa. Rencana saya dari swadaya masyarakat. Karena bagaimanapun, ini (membangun TPU, red) harus diwujudkan, wong masyarakat sini tidak hanya muslim,” tambahnya. [elsa-ol/KA-@khoirulanwar_88]

Baca Juga  Di Semarang, Hubungan Antar Agama Tak Jadi Masalah
spot_imgspot_img

Subscribe

Artikel Terkait

Tidak Ada Ruang Publik Gratis dan Demokratis

Oleh: Alfian Ihsan Dosen Sosiologi Universitas Jenderal Soedirman   Apakah Anda selalu...

Hukum Lingkungan Internasional

Angin tidak punya KTP, sehingga kalau pencemaran udara terjadi...

Onderdistrict Tjilimoes

Buku ini berangkat dari pertanyaan sederhana, bagaimana perubahan yang...

Yaumul Quds: Politik Simbol dan Emosi Kolektif dalam Solidaritas Palestina

Oleh: Tedi Kholiludin Jarum jam belum genap menunjuk pukul 14.00...

EN (?): Konsep Ikatan Tak Terlihat dalam Budaya Jepang

Oleh : Iwan Madari (Pemerhati Kebudayaan Jepang) elsaonline.com Dalam hidup,...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini