Pengaduan ke Dewan Pers Meningkat

Stanley memaparkan materi dalam FGD AJI Semarang [foto: Bams]
Stanley memaparkan materi dalam FGD AJI Semarang [foto: Bams]
[semarang-elsaonline] Kasus sengketa pers yang masuk ke Dewan Pers dari tahun ke tahun cenderung mengalami kenaikan secara signifikan. Bahkan pengaduan yang masuk ke lembaga independen tersebut didominasi tentang hak jawab dan berita secara umum. “Selain tentang hak jawab dan pemberitaan, kasus pengaduan ke Dewan Pers juga meliputi tentang kode etik jurnalistik, berita yang tidak berimbang, tidak ada konfirmasi, mencampurkan fakta dan opini serta menghakimi narasumber,” ujar Stanley, sapaan akrabnya, di Simpanglima Residence Jln. KH Ahmad Dahlan No. 6 B Semarang, Selasa (9/6).

Salah satu pendiri Aliansi Jurnalis Independen (AJI) tersebut, menyebutkan, pihak yang paling banyak diadukan adalah media cetak dan media elektronik. Kemudian, lanjut dia, disusul pejabat, polisi, organisasi wartawan, masyarakat, TNI, rumah sakit, LSM, perguruan tinggi, anggota dewan dan pengusaha. “Untuk penyelesaiannya dari Dewan Pers, diberikan pernyataan penilaian dan rekomendasi, media atau ajudiksi, komunikasi dan memberikan pendapat ke KPI,” terangnya.

Selain itu, alumnus UKSW Salatiga ini, menyampaikan, pengaduan atas pemberitaan media online mengalami penurunan. Dijelaskan, pada tahun 2012 ada 90 kasus, tahun 2013 terdapat 63 kasus dan tahun 2014 berjumlah 37 kasus. “Untuk wilayah pengaduan paling banyak dari Jawa, disusul Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan,” ujarnya.

Untuk itu, Stanley menambahkan, agara martabat media bermutu, undang-undang tentang pers dan kode etik jurnalisitk serta pedoman pemberitaan dari Dewan Pers menjadi patokan. “Makanya, jurnalisme itu terlalu penting untuk hanya diurus para wartawan saja. Sehingga publik perlu juga mempersenjatai diri,” pungkasnya.[elsa-ol/Bams-@MunifBams/003]

Baca Juga  Peter Carey: Perlu Sejarah yang Sehat tentang Diponegoro
spot_imgspot_img

Subscribe

Artikel Terkait

Sosiologi Agama Metamodern

Oleh: Tedi Kholiludin Bagaimana arah studi (sosiologi) agama dalam kerangka...

Masa Depan Teori Setelah Kritik: Tentang Ontologi Sosial Proses

Oleh: Tedi Kholiludin Saya sedang membaca buku yang terbit tahun...

Hadir Tanpa Menetap: Tentang Absence

Belakangan ini saya sedang tertarik menelaah gagasan filsuf asal...

Dari Administrasi hingga Transformasi Organisasi

Memasuki dasawarsa kedua sejak kelahirannya, Yayasan Pemberdayaan Komunitas (YPK)...

GPIB DAN RELASI GEREJA-NEGARA DI INDONESIA

Kajian mengenai relasi gereja dan negara merupakan tema yang...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini