Puanhayati Jateng Adakan Training Motivasi Parenting dan Ketahanan Sosial

Semarang, elsaonline.com – Perempuan Penghayat Kepercayaan (Puanhayati) Pengurus Provinji Jawa Tengah menggelar acara Training Motivasi Parenting dan Ketahanan Sosial untuk perempuan penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa se Jawa Tengah.

Acara yang digelar dua hari ini dari 3-4 Agustus dilaksanan di Griya Yodesia Kabupaten Semarang. Sejuamlah perwakilan pengurus daerah Puanhayati se Jawa Tengah menjadi peserta dalam acara ini.
Ketua Puanhayati pusat Dian Jennie dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap pengurus Puanhayati Jateng atas dilaksakanya acara ini.

“Semoga acara ini akan berdampak sangat optimal bagi kawan-kawan semuanya seluruh materi-materi yang akan dipaparkan oleh seluruh narasumber bisa bermanfaat untuk kawan-kawan dengan satu upaya dan satu keseriusan,” ujarnya.

Dia juga mendorong untuk setiap anggota Puanhayati didaerah masing-masing mampu memberi kontrubusi nyata ditengah masyarakat.

“Mampu membangun kekuatan perempuan yang mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan ajaran penghayat kepercayaan dan lebih luas lagi mampu menjadi agen-agen perubahan bagi kemajuan Indonesia itu adalah sebuah tanggung jawab kita dan bagaimana kemudian menjadi pioner perubahan tersebut,” imbuhnya.

Turut hadir Kabid Kebudayaan provinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh Eris Yunianto dalam sambutannya juga berharap Puanhayati mampu memberikan warna yang lebih indah dalam keberagaman di Jawa Tengah.

“Dalam kesempatan berbahagia ini kami mengucapkan selamat kepada semua semoga memberikan warna yang lebih indah di Jawa Tengah. Meski kecil tapi luar biasa semoga membawa semangat untuk lebih indah membangun harmoni untuk warna kehidupan di Jawa Tengah ini,” tegasnya.

Selain dari Kabid Kebudayaan hadir juga perwakilan Direktorat Kepercayaanb Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat serta dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Jawa Tengah.(Mufti)

Baca Juga  Disambut Penghayat, Gubernur Jateng Bilang “Rahayu Pak, Rahayu ...”
spot_imgspot_img

Subscribe

Artikel Terkait

Tidak Ada Ruang Publik Gratis dan Demokratis

Oleh: Alfian Ihsan Dosen Sosiologi Universitas Jenderal Soedirman   Apakah Anda selalu...

Hukum Lingkungan Internasional

Angin tidak punya KTP, sehingga kalau pencemaran udara terjadi...

Onderdistrict Tjilimoes

Buku ini berangkat dari pertanyaan sederhana, bagaimana perubahan yang...

Yaumul Quds: Politik Simbol dan Emosi Kolektif dalam Solidaritas Palestina

Oleh: Tedi Kholiludin Jarum jam belum genap menunjuk pukul 14.00...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini