Tumpeng sebagai Simbol Inklusi

Ibu-Ibu dari Dukuh Ngelo bekerjasama dalam menyusun dan menghias tumpeng dalam acara lomba tumpeng yang digelar oleh Lembaga Studi Sosial dan Agama (eLSA) Semarang. Foto Abdus Salam
Ibu-Ibu dari Dukuh Ngelo bekerjasama dalam menyusun dan menghias tumpeng dalam acara lomba tumpeng yang digelar oleh Lembaga Studi Sosial dan Agama (eLSA) Semarang. Foto Abdus Salam

[Kudus, elsaonline.com] – Lembaga Studi Sosial dan Agama (eLSA) Semarang bekerjasama dengan pemuda Karang Taruna Karangrowo menggelar lomba menghias tumpeng yang di gelar di balai desa Karangrowo. Lomba yang diikuti dari dusun-dusun yang ada di Desa Karangrowo ini sangat meriah dan terlihat kebersamaan serta kerukunan terhadap peserta yang lainnya, Sabtu (20/8).

Ketua kelompok peserta dari Dusun Ngelo RW 3, Zaroh mengatakan bahwa, timnya baru kali ini membuat dan menghias tumpeng. Sejak mendengar kabar adanya lomba menghias tumpeng ini, Zaroh merasa tertantang mengikuti.
“Saya dan teman-teman belajar dari internet dan mulai mempersiapkannya sejak pagi hari,” tuturnya saat ditemui elsaonline.com

Ditambahkan Zaroh, tumpeng yang dibuatnya menggambarkan kondisi Desa Karangrowo yang inklusif meski terdapat masyarakat yang memeluk bermacam-macam agama.

“Karena temanya kebersamaan, tumpeng yang saya sajikan juga menjelaskan tentang kebersamaan, ada berbagai macam lauk , lauk-lauk ini ibarat masyarakat yang berbeda-beda tapi masih dalam satu lingkup dan hidup rukun,” jelasnya Zaroh. (elsa-ol/ Salam-@abdussalamputra/003]

Baca Juga  KH. Ahmad Dasuki Siradj: “…saya belum pernah pergi dari Islam”
spot_imgspot_img

Subscribe

Artikel Terkait

Politik Penundaan dan Tata Kelola Kebebasan Beragama

Oleh: Tedi Kholiludin Kasus terkatung-katungnya pembangunan Gereja Beth-El Tabernakel (GBT)...

Kepenyintasan Kultural: Peran Komunitas Membentuk Kota

Kota tidak lahir dari rancangan semata, melainkan tumbuh dari...

Pola Lama Mekanisme Sama

Oleh: Tedi Kholiludin Dua peristiwa tak mengenakkan yang berkaitan dengan...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini