Merespon Tantangan Baru: Dakwah dan Misi di Semarang 1894-1942

Oleh: M. Shokeh

Alumnus Program Pascasarjana Studi Sejarah Universitas Gadjah Mada. Dosen Universitas Negeri Semarang

Pendahuluan

Menurut berbagai kajian yang pernah ada, abad ke-19 dalam konteks sejarah perkembangan agama di Indonesia ditandai oleh adanya dua fenomena menarik. Pertama, terjadinya revivalisme Islam di berberapa wilayah di Nusantara. Fenomena ini sesungguhnya menunjukkan kesadaran beragama masyarakat bumiputra yang semakin meningkat, sekaligus memperlihatkan reaksinya terhadap semakin meluasnya pengaruh kehidupan Barat. Sebagai bentuk tanggapan atas kondisi ini muncullah penentangan yang kuat, terutama dari para pemimpin agama.

Download Makalah

Baca Juga  Ajaran Sapta Darma Hilangkan Klenik
spot_imgspot_img

Subscribe

Artikel Terkait

Politik Penundaan dan Tata Kelola Kebebasan Beragama

Oleh: Tedi Kholiludin Kasus terkatung-katungnya pembangunan Gereja Beth-El Tabernakel (GBT)...

Kepenyintasan Kultural: Peran Komunitas Membentuk Kota

Kota tidak lahir dari rancangan semata, melainkan tumbuh dari...

Pola Lama Mekanisme Sama

Oleh: Tedi Kholiludin Dua peristiwa tak mengenakkan yang berkaitan dengan...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini