Tag: UU PNPS 1965

Mengisi Kolom Agama sebagai Langkah Negosiasi: Potret Penghayat di Solo

Oleh: Tedi Kholiludin dan Muhammad Zainal Mawahib Penghayat Kepercayaan di wilayah Surakarta (Solo) dan sekitarnya memang agak sedikit berbeda dalam soal identitas. Hampir kebanyakan penghayat...

Posisi Masyarakat Hukum Adat Penganut Agama Luluhur/Penghayat Kepercayaan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia

Oleh: Dewi Kanti (Penghayat Kepercayaan Sunda Wiwitan) Pengistilahan Agama leluhur dimaksudkan bahwa jauh sebelum agama-agama dari luar nusantara masuk, leluhur nusantara telah mewariskan ajaran tuntutan...

Lestarikan Tradisi, Berbalas Diskriminasi

“Kami hanya ingin melestarikan tradisi, tapi kemudian malah menjadi korban diskriminasi.” Kalimat itu disampaikan oleh Dewi Kanti, seorang penghayat Sunda Wiwitan dari Cigugur,...

Problem Penghayat Kepercayaan di Jawa Tengah: Catatan untuk Tahun 2013

Oleh: Yayan M. Royani Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata tahun 2013, penghayat di Jawa Tengah berjumlah 188.127. Mereka tersebar di seluruh kabupaten maupun kota....

Kejawen Maneges Bisa Cantumkan Identitas Kepercayaan di KTP

Penganut Kejawen Maneges di Kabupaten Tegal bisa mencantumkan identitas kepercayaan di Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik. Padahal, dari sekian banyaknya penganut aliran kepercayaan...

Pendidikan Agama untuk Penghayat: Bagaimana Memfasilitasinya?

Oleh: Tedi Kholiludin Penghayat Kepercayaan kerap berhadapan dengan masalah pelik dalam soal pendidikan. sekolah-sekolah negeri (Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas), pemerintah hanya menyediakan fasilitas...
spot_imgspot_img

Subscribe

Popular articles

GPIB DAN RELASI GEREJA-NEGARA DI INDONESIA

Kajian mengenai relasi gereja dan negara merupakan tema yang...

Politik Penundaan dan Tata Kelola Kebebasan Beragama

Oleh: Tedi Kholiludin Kasus terkatung-katungnya pembangunan Gereja Beth-El Tabernakel (GBT)...

Kepenyintasan Kultural: Peran Komunitas Membentuk Kota

Kota tidak lahir dari rancangan semata, melainkan tumbuh dari...