eLSA Report on Religious Freedom III

Beberapa kasus yang diangkat dalam eRORF edisi III kali ini cukup bervariasi. Kasus yang paling penting untuk digarisbawahi adalah Surat Edaran Walikota Tegal tentang pengawasan terhadap aliran Syiah Imamiyah. Diduga kuat, Surat Edaran ini potensial menjadi alat negara untuk tidak lagi berdiri netral sebagai pengayom seluruh warga negara.

Selain kasus tersebut edisi ini juga mengangkat beberapa isu penting yakni pelemparan bom molotov di Gereja Kristen Jawa Klaten, pembubaran aktivitas waria di Sukoharjo, penggerebekan markas aliran Amanat Keagungan Ilahi di Klaten serta beberapa kasus lainnya.

Kabar yang cukup menggembirakan datang dari Sekolah Dasar Negeri (SD N) 03 Sumogawe, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Sadar bahwa institusi ini didiami oleh para murid dengan keyakinan plural, pihak sekolah menyediakan tiga rumah ibadah sekaligus untuk murid-muridnya. Selain berita tersebut, protes yang dilakukan oleh seniman Semarang terhadap perobohan patung di Purwakarta juga akan menghiasi edisi kali ini. Download disini

Baca Juga  eLSA Report on Religious Freedom XXXVI
spot_imgspot_img

Subscribe

Artikel Terkait

Perlindungan Pembela HAM di Era Digital: Catatan untuk Revisi UU HAM

Oleh: Tedi Kholiludin Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) telah meluncurkan...

Dekolonisasi HAM: Transformasi Kultural dan Mobilisasi Politik

Salah satu kritik terhadap penegakan hukum Hak Asasi Manusia...

Dinamika Dunia Sastra di Indonesia

Secara umum (terminologi), sastra dapat dimaknai sebagai bentuk karya...

Tidak Ada Ruang Publik Gratis dan Demokratis

Oleh: Alfian Ihsan Dosen Sosiologi Universitas Jenderal Soedirman   Apakah Anda selalu...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini