Perwaris Peduli HIV/AIDS

Sutini (berkerudung), perwakilan KPA Kota Semarang didampingi Silvy Mutiara ketika memberikan edukasi HIV dan AIDS. [Foto: Wahib]
Sutini (berkerudung), perwakilan KPA Kota Semarang didampingi Silvy Mutiara ketika memberikan edukasi HIV dan AIDS. [Foto: Wahib]
[Semarang –elsaonline.com] Edukasi tentang HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) penting untuk diketahui untuk semua kalangan masyarakat. Pasalnya penyakit HIV dan AIDS hingga sekarang ini belum ditemukan obatnya.

Kepedulian terhadap HIV dan AIDS ini lah ditunjukkan oleh Perwaris (Persatuan Waria Semarang) dengan mendatangkan Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Semarang. Hadirnya KPA Kota Semarang memberikan edukasi tentang HIV dan AIDS dalam acara Malam Berbagi Kasih Komunitas Waria Semarang di Sate House Jalan Imam Bonjol, Jum’at (27) kemarin.

“Kami sengaja mendatangkan KPA Kota Semarang untuk memberikan pengetahuan tentang HIV dan AIDS,” kata Silvy Mutiara yang merupakan Ketua Perwaris.

Pemberian edukasi dan sekaligus sosialisasi tentang HIV dan AIDS ini untuk memberikan pengetahuan kepada para waria. Dengan pengetahuan ini nanti mereka bisa mensosialisasikan kepada waria-waria yang lain dan masyarakat. Sehingga bisa membantu pemerintah dan masyarakat untuk mencegah penularan dan penyebaran HIV dan AIDS.

Sosialisasi tentang HIV dan AIDS ini, menurut Silvy, merupakan salah satu rangkaian memng sengaja disisipkan dalam acara malam itu. Terlebih, pada acara tersebut tidak hanya dihadiri waria dari Semarang saja, namun hadir pula waria dari luar Semarang, seperti Kendal, Demak, Grobogan dan Jepara.

“Acara ini kami desain semanarik mungkin, makanya tadi kita dinner bersama, penampilan musik dari teman-teman waria, terus lomba busana valentine dan imlek, dan juga edukasi tentang HIV dan AIDS,” tandas Silvy. [elsa-ol/Wahib-@zainal_mawahib/001]

Baca Juga  Sa’id Aqil Siraj; “Berkunjung Ke Gereja Boleh-Boleh Saja”
spot_imgspot_img

Subscribe

Artikel Terkait

Yaumul Quds: Politik Simbol dan Emosi Kolektif dalam Solidaritas Palestina

Oleh: Tedi Kholiludin Jarum jam belum genap menunjuk pukul 14.00...

EN (?): Konsep Ikatan Tak Terlihat dalam Budaya Jepang

Oleh : Iwan Madari (Pemerhati Kebudayaan Jepang) elsaonline.com Dalam hidup,...

Malam di Darut Taqrib: Duka, Solidaritas dan Harapan Dialog

Kami duduk bersama di bagian depan luar sebuah...

Keluarga Besar ELSA Gelar Ziarah ke Dua Tokoh Besar Semarang

Yayasan Pemberdayaan Komunitas ELSA menggelar kegiatan ziarah ke...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini