Tag: Diskriminasi

Menguji Klaim Kebebasan Beragama

Oleh: Tedi Kholiludin Saya membaca artikel yang ditulis Jonathan Fox, “What is Religious Freedom and Who Has It?” yang terbit 2021 di Social Compass. Fox...

Sosiologi Kebebasan Beragama: Negosiasi dan Kontestasi

Oleh: Tedi Kholiludin Pendekatan dalam memahami dimensi kebebasan beragama sejauh ini didominasi aspek filosofis, politik dan hukum. Kajian yang bersifat sosiologis, bisa dikatakan relatif baru...

Wajah-wajah Kekerasan: Kekerasan Langsung, Kekerasan Struktural dan Kekerasan Kultural

Oleh: Tedi Kholiludin Johan Galtung (1990) dalam Cultural Violence membagi jenis kekerasan menjadi tiga; kekerasan langsung, kultural dan struktural. Umumnya, kita mengenali wajah kekerasan dalam...

Memahami Dinamika Konflik melalui Segitga Galtung: Kontradiksi, Sikap dan Perilaku

Oleh: Tedi Kholiludin Johan Galtung dikenal sebagai pemikir yang karyanya sangat banyak diacu untuk studi konflik dan perdamaian. Galtung menggambarkan hubungan antara konflik, kekerasan dan...

Nahdlatul Arabiyyah Semarang: Jejak Keturunan Arab yang Terlupakan

Oleh: Tedi Kholiludin Pertumbuhan organisasi keturunan Arab di Hindia Belanda pada awal abad 20 direpresentasikan oleh munculnya Al-Jam’iyat al-Khairiyah atau yang lebih dikenal dengan Jamiat...

Cerita yang Tersisa dari Penggagalan Jalsah Salanah; Anak-Anak dan Kaum Ibu yang Terlantar dan Kelaparan

Agenda besar Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) batal digelar. Gagalnya acara tersebut setelah adanya larangan dari Pemerintah Kabupaten Kuningan. Pertemuan tahunan Jemaat Ahmadiyah...
spot_imgspot_img

Subscribe

Popular articles

Tidak Ada Ruang Publik Gratis dan Demokratis

Oleh: Alfian Ihsan Dosen Sosiologi Universitas Jenderal Soedirman   Apakah Anda selalu...

Hukum Lingkungan Internasional

Angin tidak punya KTP, sehingga kalau pencemaran udara terjadi...

Onderdistrict Tjilimoes

Buku ini berangkat dari pertanyaan sederhana, bagaimana perubahan yang...

Yaumul Quds: Politik Simbol dan Emosi Kolektif dalam Solidaritas Palestina

Oleh: Tedi Kholiludin Jarum jam belum genap menunjuk pukul 14.00...