Tag: Konflik

Dulu, Papan Makam di Segiri Ditulis “Makam Muslim”

Penghayat kepercayaan sepertinya belum dapat bernafas dengan lega. Pasalnya pengakuan mereka sebagai salah satu ragam keyakinan yang ada di Indonesia masih belum sepenuhnya...

Di Era Modern, Masyarakat Kembali ke Kearifan Lokal

Perkembangan ekonomi Eropa yang didorong oleh rasionalisme ternyata sering memunculkan ketidakseimbangan. Ekonomi berkembang pesat, tetapi ada kekosongan jiwa yang dirasakan. Tak pelak, mereka...

“Indonesia Harus Menjadi Konteks Berteologi”

Nama lengkapnya Johanes Adrian Titaley. Lahir di Sorong, 19 Juni 1950, John sekarang adalah Rektor Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga. Guru besar Ilmu...

Tak Sekadar Toleran, Tapi Menerima Perbedaan

Tragedi kemanusiaan terus menerus berlangsung dan seperti hendak mengusik jatidiri kebangsaan kita. Apakah bangsa Indonesia masih bisa menerima tetangganya yang berbeda? Masih ampuhkah...

Leymah Gbowee, Pejuang Perdamaian Liberia

Oleh: Sumanto Al Qurtuby Nama lengkapnya Leymah Roberta Gbowee. Oleh teman-teman dan koleganya, termasuk saya, ia biasa dipanggil Leymah. Ia adalah mantan teman sekolahku sewaktu...

Di Semarang, Bruckner Menerjemahkan Injil ke Bahasa Jawa

Tahun 1815 Gottlob Bruckner diutus oleh London Missionary Society (LMS). LMS saat itu bekerjasama dengan Het Nederlandsch Zendeling Genootchap (Nederland Missionary Society, NZG)....
spot_imgspot_img

Subscribe

Popular articles

Politik Penundaan dan Tata Kelola Kebebasan Beragama

Oleh: Tedi Kholiludin Kasus terkatung-katungnya pembangunan Gereja Beth-El Tabernakel (GBT)...

Kepenyintasan Kultural: Peran Komunitas Membentuk Kota

Kota tidak lahir dari rancangan semata, melainkan tumbuh dari...

Pola Lama Mekanisme Sama

Oleh: Tedi Kholiludin Dua peristiwa tak mengenakkan yang berkaitan dengan...