Oleh: Tedi Kholiludin
“Indonesia beruntung karena masih punya momen seperti lebaran dimana meminta dan memberi maaf menjadi salah satu ruhnya, selain tentunya menjadi alat perekat...
Oleh: Tedi Kholiludin
Kajian Ihya Ulumiddin yang diampu oleh Ulil Abshar-Abdalla pada Ramadlan tahun 2017 telah memunculkan sebuah cara baru dalam syiar ajaran Islam. Meski...
Oleh: Tedi Kholiludin
Dalam salah satu tembangnya yang berjudul “Dzikir”, Mbah Pringis (So Khing Hok) mengutip ayat dalam surat al-Fatihah; "Iyyaaka Na’budu wa Iyyaaka Nasta’in.”...
Oleh: Tedi Kholiludin
Seorang teman kuliah dari Papua, Pdt. Eddyson Sekenyap menghubungi saya beberapa hari sebelum ramadhan untuk meminta mengisi kongres pemuda di lingkungan Gereja...
Oleh: Tedi Kholiludin
Saya membubuhkan kata “Lagi” di judul tulisan ini, karena memang pernah membahas topik serupa. Pada tulisan sebelumnya saya mengaitkan isu ini dengan...
Oleh: Tedi Kholiludin
Ketika berpidato pada sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) 1 Juni 1945, Soekarno menyebut frasa yang menunjukkan keluasan pemahaman dia...