tedi kh

Stay connected:

Featured Stories:

Politik Penundaan dan Tata Kelola Kebebasan Beragama

Oleh: Tedi Kholiludin Kasus terkatung-katungnya pembangunan Gereja Beth-El Tabernakel (GBT)...

Kepenyintasan Kultural: Peran Komunitas Membentuk Kota

Kota tidak lahir dari rancangan semata, melainkan tumbuh dari...

Menjadi Liberal itu Wajib Hukumnya

(Semarang-elsaonline) Dalam al-Qur’an, Islam digambarkan setidaknya dalam tiga pengertian yakni Din, Millah dan Syari’ah. “Ketiganya memiliki maksud yang berbeda, tetapi kemudian diartikan sama, yakni...

Pilar-pilar Kebudayaan Arab Pra Islam

Bukan hal yang sederhana untuk menguak sejarah pra Islam dengan berbagai aksesorisnya. Dua peradaban besar yang nampak yakni Yunani dan Romawi; Yunani dengan tradisi filsafatnya yang menggejala keseluruh seantero, meskipun ada diskriminasi terhadap perempuan luar biasa termasuk belum ada persamaan dalam hak-haknya, sebut saja; perempuan masa itu di kurung dalam Istana, diperjualbelikan di pasar dan bertugas untuk memenuhi hasrat laki-laki, tradisi pesta kerajaan menyebutkan tentang itu.

Sarekat Islam dan Gerakan Kiri di Semarang (1917-1920)

Oleh: Tsabit Azinar Ahmad Pegiat Taman Baca Masyarakat Ngudi Kawruh, alumnus PPs Pendidikan Sejarah UNS Memasuki abad XX, kolonialisme di Hindia Belanda memasuki masa kulminasi. Pemerintah...

Drop in religious intolerance cases not sign of improvement

Imung Yuniardi, The Jakarta Post, Semarang | Wed, 01/12/2011 10:55 AM | The Archipelago Reported cases of religious intolerance in Central Java significantly dropped in...

Menurun, Angka Intoleransi Keberagamaan di Jawa Tengah

Selama tahun 2010, Lembaga Studi Sosial dan Agama (eLSA) mencatat setidaknya ada 9 (sembilan) kasus yang berkaitan dengan pelanggaran atau intoleransi keberagamaan di Jawa Tengah. Secara kuantitas, jika dibandingkan dengan tahun 2009, bisa dikatakan bahwa ada grafik menurun. Pada tahun 2009, eLSA mencatat setidaknya ada 32 kasus yang berkaitan dengan intoleransi keberagamaan, masing-masing 3 kasus pelanggaran kebebasan beragama serta 29 kasus intoleransi. Meskipun demikian, menurunnya angka itu bukan berarti bahwa tingkat toleransi masyarakat Jawa Tengah sangatlah tinggi. Angka ini hanyalah berupa kasus-kasus yang mencuat dan terekam oleh media. Bukan tidak mungkin ini akan bertambah banyak, jika proses pemantauan dilakukan hingga level yang paling dasar.

3 Event Budaya Wonogiri Dihapus

Rabu, 24/11/2010 09:00 WIB - son WONOGIRI—Bupati Wonogiri bakal menghapus tiga event budaya tahunan yang sudah menjadi ikon budaya di Kabupaten Wonogiri. Ketiga event itu...
spot_imgspot_img

Subscribe

Popular articles

Politik Penundaan dan Tata Kelola Kebebasan Beragama

Oleh: Tedi Kholiludin Kasus terkatung-katungnya pembangunan Gereja Beth-El Tabernakel (GBT)...

Kepenyintasan Kultural: Peran Komunitas Membentuk Kota

Kota tidak lahir dari rancangan semata, melainkan tumbuh dari...

Pola Lama Mekanisme Sama

Oleh: Tedi Kholiludin Dua peristiwa tak mengenakkan yang berkaitan dengan...