Dinamika Inklusivitas Pemimpin Informal Lokal bagi Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan

Buku Dinamika Inklusivitas Pemimpin Informal Lokal bagi Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan hadir di saat yang tepat. Saat semangat untuk kebhinekaan sedang menguat, baik di tingkat nasional maupun global. Saat dunia yang terus diuji untuk saling menghargai kekayaan akan keragaman itu sendiri, dan saat Indonesia terus bergerak memperkuat kebangsaan. Beragam dalam berbagai aspek, baik suku, golongan, kepercayaan, agama, adat-istiadat, dan lainnya merupakan satu keniscayaan, namun sering kali keberagaman menghadapi tantangan yang kompleks.

Sebagai negara yang terdiri atas beragam bangsa dengan beragam budaya, adat istiadat, agama, dan keyakinan, Indonesia menjadi contoh tentang pentingnya menjaga nilai-nilai yang jamak. Kita memahami bahwa pandangan pluralisme tidak cukup hanya menjaga toleransi, namun dibutuhkan juga pelibatan aktif dan bermakna antar-kelompok yang berbeda untuk saling memahami perbedaan tersebut, sekaligus adanya dialog yang terbuka dalam menemukan semangat kebersamaan dari sekian perbedaan yang ada.

Baca Juga  Laporan Tahunan Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan di Jawa Tengah 2014
spot_imgspot_img

Subscribe

Artikel Terkait

Sosiologi Agama Metamodern

Oleh: Tedi Kholiludin Bagaimana arah studi (sosiologi) agama dalam kerangka...

Masa Depan Teori Setelah Kritik: Tentang Ontologi Sosial Proses

Oleh: Tedi Kholiludin Saya sedang membaca buku yang terbit tahun...

Hadir Tanpa Menetap: Tentang Absence

Belakangan ini saya sedang tertarik menelaah gagasan filsuf asal...

Dari Administrasi hingga Transformasi Organisasi

Memasuki dasawarsa kedua sejak kelahirannya, Yayasan Pemberdayaan Komunitas (YPK)...

GPIB DAN RELASI GEREJA-NEGARA DI INDONESIA

Kajian mengenai relasi gereja dan negara merupakan tema yang...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini