Kedai Harmoni VI

 

Dinamika kehidupan penghayat pada umumnya berkutat di seputar pembatasan, limitasi dan diskriminasi. Di siklus kehidupan yang mereka lalui cerita tentang diskriminasi itu selalu hadir. Mulai lahir, sekolah, menikah, bekerja hingga mati, cerita pilu selalu memaku. Tentu saja hal demikian sesuatu yang tidak dikehendaki. Banyak upaya untuk keluar dari jejaring tersebut. Bagaimana mereka berinisiatif untuk dapat menghindari segala rintangan yang dihadapinya?

 

Tema: Dinamika Kehidupan Penghayat Kepercayaan

Host: Tedi Kholiludin
Narasumber: Suwardi (Penghayat Kepercayaan Tri Tunggal Bayu, Banyumas)

Baca Juga  Cerita Warga Sedulur Sikep Bersekolah
spot_imgspot_img

Subscribe

Artikel Terkait

Hadir Tanpa Menetap: Tentang Absence

Belakangan ini saya sedang tertarik menelaah gagasan filsuf asal...

Dari Administrasi hingga Transformasi Organisasi

Memasuki dasawarsa kedua sejak kelahirannya, Yayasan Pemberdayaan Komunitas (YPK)...

GPIB DAN RELASI GEREJA-NEGARA DI INDONESIA

Kajian mengenai relasi gereja dan negara merupakan tema yang...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini