Oleh: Tedi Kholiludin
Seperti biasa, setiap kali mampir di Semarang, Mas Ulil Abshar-Abdalla mengajak saya sekeluarga menemaninya sarapan pagi sebelum siangnya ia dan Mbak Ienas...
Oleh: Tedi Kholiludin
“Indonesia beruntung karena masih punya momen seperti lebaran dimana meminta dan memberi maaf menjadi salah satu ruhnya, selain tentunya menjadi alat perekat...
Oleh: Tedi Kholiludin
Kajian Ihya Ulumiddin yang diampu oleh Ulil Abshar-Abdalla pada Ramadlan tahun 2017 telah memunculkan sebuah cara baru dalam syiar ajaran Islam. Meski...
Masyarakat etno-religius merupakan elemen sosial yang didalamnya terkandung dua identitas kultural; etnis dan agama. Ia merupakan sebuah kelompok yang seperti halnya lapisan sosial...
Oleh: Tedi Kholiludin
Dalam salah satu bagian dari buku “Menjaga Tradisi di Garis Tepi,” yang baru saja diterbitkan (Mei 2018), saya mencoba menelaah tentang mekanisme...
Ulil Abshar-Abdalla mengkritik pandangan antropolog yang menganggap Islam populer sebagai sebuah konstruksi Islam yang melestarikan tahayul. Seolah-olah Islam populer yang dipraktekkan oleh masyarakat desa...