Tag: Inklusif

Argumen Gender Berbasis Wahyu: Kritik Atas Tulisan Alhilyatuz Zakiyyah

Oleh: M. Ali Masruri (Redaktur Jurnal Justisia UIN Walisongo Semarang) Esai ini merupakan komentar terhadap tulisan Alhilyatuz Zakiyyah yang berjudul "Ayah Memasak: Keadilan Gender di Ruang...

Melampaui Pluralisme (bagian 1)

Oleh: Tedi Kholiludin Ada dua cara pandang yang jamak digunakan untuk melihat keragaman budaya. Pertama, model melting pot. Secara harfiah, melting pot berarti wajan peleburan....

Perempuan dan Manajemen Konflik

Oleh: Tedi Kholiludin Francis Stewart, Guru Besar di Oxford University mengatakan tiga hal tentang perempuan dan konflik. Pertama, perempuan, dalam banyak kasus, selalu berada dalam...

Ulil dan Liberalisme yang Saleh

Oleh: Tedi Kholiludin Seperti biasa, setiap kali mampir di Semarang, Mas Ulil Abshar-Abdalla mengajak saya sekeluarga menemaninya sarapan pagi sebelum siangnya ia dan Mbak Ienas...

Tentang Konversi

Oleh: Tedi Kholiludin Ada sekitar 20-25 abang becak memarkir kendaraannya di depan sebuah gereja Katolik. Di siang terik, mereka kadang tertidur lunglai di serambi gereja....

Santri, Studi tentang Humor dan “Penodaan Agama”

Oleh: Tedi Kholiludin Saya mencoba menghubungkan tiga objek dalam tulisan ini; dunia santri, humor dan masalah penodaan agama. Kehidupan santri, sebagai subkultur dari kebudayaan muslim...
spot_imgspot_img

Subscribe

Popular articles

Dinamika Dunia Sastra di Indonesia

Secara umum (terminologi), sastra dapat dimaknai sebagai bentuk karya...

Tidak Ada Ruang Publik Gratis dan Demokratis

Oleh: Alfian Ihsan Dosen Sosiologi Universitas Jenderal Soedirman   Apakah Anda selalu...

Hukum Lingkungan Internasional

Angin tidak punya KTP, sehingga kalau pencemaran udara terjadi...

Onderdistrict Tjilimoes

Buku ini berangkat dari pertanyaan sederhana, bagaimana perubahan yang...