Penganut Sapto Darmo: “Mati Saja Sulit, Apalagi Hidup”

Penganut Sapto Darmo di Desa Cikandang Kecamatan Kersana...

Gereja Mormon di Indonesia dan Pergulatan Membangun Identitas (bagian 1)

Bangunannya terawat rapi dan bersih. Posisinya persis di tengah...

Toleransi dan Pertanyaan tentang Kesetaraan

Oleh: Tedi Kholiludin Dalam beberapa kali diskusi, Izak YM Lattu...

Agama, Seks dan Moral

Oleh: Sumanto Al Qurtuby Seks, sebagaimana Tuhan, adalah sesuatu yang...

Jam 2 Malam, Guru ini Intip Proses Radikalisasi di Sekolah

Ungaran, elsaonline.com – Penanaman doktrin radikal pada siswa SMA...

Artikel

Merespon Tantangan Baru: Dakwah dan Misi di Semarang 1894-1942

Oleh: M. Shokeh Alumnus Program Pascasarjana Studi Sejarah Universitas Gadjah Mada. Dosen Universitas Negeri Semarang Pendahuluan Menurut berbagai kajian yang pernah ada, abad ke-19 dalam konteks sejarah...

Tuhan dan Agama dalam Pergumulan Batin Kartini

Oleh: Danang Kristiawan Pelayan di Gereja Injili di Tanah Jawa (GITJ) Mahasiswa Program Pascasarjana Teologi Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Jogjakarta Pengantar Kartini menjadi sosok yang dikagumi...

Tembok Ortodoksi

Mereka dikafirkan, disingkirkan dan dibuang. Kalau sudah sampai pada situasi ini, maka masa depan agama semakin suram. Fatwa demi fatwa dikeluarkan dengan dalih untuk menjaga kemurnian agama. Fatwa, kredo, atau apapun namanya dibuat bukan untuk mengobarkan rasa keadilan. Tapi semuanya itu tak lain hanyalah usaha kelompok mainstream untuk menendang pemikiran-pemikiran yang mendobrak kebekuan tradisi berpikir keagamaan.

Identitas: “Aku” di antara “Yang Lain”

Oleh: Denni Pinontoan Dosen Fak. Teologi UKIT, aktif di Mawale Cultural Center “Aku” sesungguhnya pada saat yang sama adalah “yang lain” dalam sebuah perjumpaan. Sebaliknya “yang...

Mudik dan Kesadaran Berbangsa

Oleh: M. Najibur Rohman (Tulisan ini telah dimuat di Harian Suara Merdeka, 07 September 2010) Mudik lebaran adalah momentum tahunan yang selalu ramai, dan tentu pula...

Nama Tuhan

Oleh: Tedi Kholiludin Di tengah masyarakat perkotaan Hijaz, demikian ditulis Phillip K. Hitti, tahap pemujaan terhadap benda-benda langit, telah bherlangsung cukup lama. Penulis “History of...
spot_imgspot_img

Subscribe

Popular articles

Perlindungan Pembela HAM di Era Digital: Catatan untuk Revisi UU HAM

Oleh: Tedi Kholiludin Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) telah meluncurkan...

Dekolonisasi HAM: Transformasi Kultural dan Mobilisasi Politik

Salah satu kritik terhadap penegakan hukum Hak Asasi Manusia...

Dinamika Dunia Sastra di Indonesia

Secara umum (terminologi), sastra dapat dimaknai sebagai bentuk karya...

Tidak Ada Ruang Publik Gratis dan Demokratis

Oleh: Alfian Ihsan Dosen Sosiologi Universitas Jenderal Soedirman   Apakah Anda selalu...