Oleh: M. Shokeh
Alumnus Program Pascasarjana Studi Sejarah Universitas Gadjah Mada. Dosen Universitas Negeri Semarang
Pendahuluan
Menurut berbagai kajian yang pernah ada, abad ke-19 dalam konteks sejarah...
Oleh: Danang Kristiawan
Pelayan di Gereja Injili di Tanah Jawa (GITJ)
Mahasiswa Program Pascasarjana Teologi Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Jogjakarta
Pengantar
Kartini menjadi sosok yang dikagumi...
Mereka dikafirkan, disingkirkan dan dibuang. Kalau sudah sampai pada situasi ini, maka masa depan agama semakin suram. Fatwa demi fatwa dikeluarkan dengan dalih untuk menjaga kemurnian agama.
Fatwa, kredo, atau apapun namanya dibuat bukan untuk mengobarkan rasa keadilan. Tapi semuanya itu tak lain hanyalah usaha kelompok mainstream untuk menendang pemikiran-pemikiran yang mendobrak kebekuan tradisi berpikir keagamaan.
Oleh: Denni Pinontoan
Dosen Fak. Teologi UKIT, aktif di Mawale Cultural Center
“Aku” sesungguhnya pada saat yang sama adalah “yang lain” dalam sebuah perjumpaan. Sebaliknya “yang...
Oleh: M. Najibur Rohman
(Tulisan ini telah dimuat di Harian Suara Merdeka, 07 September 2010)
Mudik lebaran adalah momentum tahunan yang selalu ramai, dan tentu pula...
Oleh: Tedi Kholiludin
Di tengah masyarakat perkotaan Hijaz, demikian ditulis Phillip K. Hitti, tahap pemujaan terhadap benda-benda langit, telah bherlangsung cukup lama. Penulis “History of...