Oleh: Tedi Kholiludin
Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) telah meluncurkan draf revisi Undang-undang Hak Asasi Manusia (HAM). Publik diberikan kesempatan untuk memberikan masukan mengenai draf yang sedianya menggantikan UU HAM tahun 1999. Salah satu bahasan baru dalam draf RUU HAM adalah soal pembela HAM...
Secara umum (terminologi), sastra dapat dimaknai sebagai bentuk karya seni kreatif yang menggunakan bahasa, baik lisan maupun tulisan, sebagai medium utama...
Oleh : Iwan Madari (Pemerhati Kebudayaan Jepang)
elsaonline.com Dalam hidup, kadang kita mengalami sesuatu yang terasa terlalu kebetulan untuk dijelaskan. Bertemu seseorang yang mengubah hidup, membaca tulisan yang terasa sangat relevan, atau mendapatkan kesempatan pada waktu...
Yayasan Pemberdayaan Komunitas ELSA menggelar kegiatan ziarah ke sejumlah makam ulama dan tokoh penting di Kota Semarang pada Senin, 16 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti para pengurus beserta keluarga dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus...
Semarang, LPM Menteng UNWAHAS Gelar Diskusi Publik Politik Minoritas, Tiga Akademisi Soroti Isu Agama dan Identitas
Semarang, Suasana kampus Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS) Semarang terasa lebih hidup pada Kamis (23/10/2025) pagi. Diskusi Publik dan Bedah Buku...
Wawancara dengan Prof John A. Titaley (Guru Besar Ilmu Teologi dan Rektor UKSW Salatiga)
Perkembangan aliran-aliran keagamaan dalam kekristenan itu dimungkingkan, karena...
Berikut ini hasil wawancara reporter elsaonline.com, M. Nasrudin dengan Abu Hapsin, Ph.D, penasehat dan Dewan Pendiri eLSA tentang makna Idul Fitri.
Lebaran...
Apakah kesadaran akan kebebasan yang dimiliki oleh manusia terlepas dari keterbatasan-keterbatasan? Kebebasan di satu sisi, apakah tidak bertaut sama sekali dengan keterbatasan di sisi...
Oleh: Tedi Kholiludin
Mengawali pertandingan di Piala Dunia dengan kekalahan 0-1 dari Swiss, Spanyol akhirnya keluar sebagai juara. Tulisan ini saya rampungkan sesaat, sebelum pertandingan...
(Salatiga, elsaonline.com)- Presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno, pernah menulis di Suluh Indonesia tahun 1926, tentang Nasionalisme, Islamisme dan Marxisme. “Tulisan itulah yang sebenarnya menjadi...