Oleh: Tedi Kholiludin
Tak hanya soal jam tangan yang bisa kita sajikan sebagai bahan obrolan tentang Swiss. Juga bukan hanya ihwal kabar jika presiden pertama...
Oleh: Tedi Kholiludin
Fenomena kembali ke udik (baca: mudik) atau balik ke kampung halaman saat jelang perayaan Idul Fitri, merupakan peristiwa multimakna. Pandangan umumnya mengatakan...
Tedi Kholiludin
Februari 2017 lalu saya berkesempatan hadir di sidang tahunan para pendeta Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GPIB) di Palembang, Sumater Selatan. Seorang...
Oleh: Tedi Kholiludin
KH. Ahmad Siddiq punya penjelasan teologis yang mengena ihwal Pancasila. Menurut Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tahun 1984-1991, Pancasila melambangkan...
Oleh: Tedi Kholiludin
Hari Waisak, bagi umat Buddha menjadi semacam tetesan air yang jernih di tengah teriknya padang pasir. Ada perasaan yang sungguh menenangkan jiwa....
Oleh: Tedi Kholiludin
Pasar adalah ruang yang egaliter. Penjual dan pembeli beradu harga mencari kesepakatan. Sesekali pembeli menggerutu sembari menenteng barang yang dibeli. “Dasar Cina.”...