Oleh: Tedi Kholiludin
Bagaimana arah studi (sosiologi) agama dalam kerangka metamodernisme?
Pada bagian akhir Bab “Social Kinds” yang menjadi bagian dari buku “Metamodernism: The Future of Theory” Storm mengingatkan tentang tujuan studi agama. Baginya, studi agama bukanlah bertujuan menemukan definisi agama yang lebih baik. Baginya,...
Kajian mengenai relasi gereja dan negara merupakan tema yang selalu relevan dalam kehidupan gereja. Sejak masa gereja mula-mula hingga konteks Indonesia...
Senin (11/08/2026), ELSA menerima kunjungan dari Library of Congress untuk kantor Asia Tenggara. Nina Kania Dewi, Acquisitions Specialist of Southeast Asia Regional Office, mengunjungi kantor ELSA dan membawa puluhan buku terbitan lembaga ini untuk...
Oleh : Iwan Madari (Pemerhati Kebudayaan Jepang)
elsaonline.com Dalam hidup, kadang kita mengalami sesuatu yang terasa terlalu kebetulan untuk dijelaskan. Bertemu seseorang yang mengubah hidup, membaca tulisan yang terasa sangat relevan, atau mendapatkan kesempatan pada waktu...
Semarang, LPM Menteng UNWAHAS Gelar Diskusi Publik Politik Minoritas, Tiga Akademisi Soroti Isu Agama dan Identitas
Semarang, Suasana kampus Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS) Semarang terasa lebih hidup pada Kamis (23/10/2025) pagi. Diskusi Publik dan Bedah Buku...
Wawancara dengan Prof John A. Titaley (Guru Besar Ilmu Teologi dan Rektor UKSW Salatiga)
Perkembangan aliran-aliran keagamaan dalam kekristenan itu dimungkingkan, karena...
Berikut ini hasil wawancara reporter elsaonline.com, M. Nasrudin dengan Abu Hapsin, Ph.D, penasehat dan Dewan Pendiri eLSA tentang makna Idul Fitri.
Lebaran...
Apakah kesadaran akan kebebasan yang dimiliki oleh manusia terlepas dari keterbatasan-keterbatasan? Kebebasan di satu sisi, apakah tidak bertaut sama sekali dengan keterbatasan di sisi...
Meski oleh negara dianggap sebagai kelompok “agama yang belum diakui,” mereka tetap dilayani dan dicatat dalam database kependudukan. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam...
Dalam menjalankan penghayatan, setiap penghayat kepercayaan memiliki prinsip dasar sebagai landasan untuk memahami hidup ini. Bagi Penghayat Kepercayaan Panunggal yang menjadi prinsip dasar...
Sejak disahkannya Undang-undang No. 24 Tahun 2013 yang merupakan revisi dari UU. No 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan (Aminduk), penghayat kepercayaan dibolehkan...
Pemakaman bagi penghayat kepercayaan di beberapa daerah masih mengalami persoalan. Tak jarang, penganut penghayat kepercayaan mengalami penolakan saat hendak dimakamkan di tempat pemakaman...
Waria adalah mereka yang berjenis kelamin laki-laki, tetapi memiliki kecenderungan perempuan. Bersikap lemah lembut, anggun, seksi dan layaknya seperti perempuan lainnya. Kehidupan sosial...