Belakangan ini saya sedang tertarik menelaah gagasan filsuf asal Korea Selatan, Byung-Chul Han, melalui bukunya Absence: On the Culture and Philosophy of the Far East. Buku yang terbit pada 2023 ini merupakan terjemahan dari karya aslinya dalam bahasa Jerman, Abwesen: Zur Kultur und...
Kajian mengenai relasi gereja dan negara merupakan tema yang selalu relevan dalam kehidupan gereja. Sejak masa gereja mula-mula hingga konteks Indonesia...
Senin (11/08/2026), ELSA menerima kunjungan dari Library of Congress untuk kantor Asia Tenggara. Nina Kania Dewi, Acquisitions Specialist of Southeast Asia Regional Office, mengunjungi kantor ELSA dan membawa puluhan buku terbitan lembaga ini untuk...
Oleh : Iwan Madari (Pemerhati Kebudayaan Jepang)
elsaonline.com Dalam hidup, kadang kita mengalami sesuatu yang terasa terlalu kebetulan untuk dijelaskan. Bertemu seseorang yang mengubah hidup, membaca tulisan yang terasa sangat relevan, atau mendapatkan kesempatan pada waktu...
Semarang, LPM Menteng UNWAHAS Gelar Diskusi Publik Politik Minoritas, Tiga Akademisi Soroti Isu Agama dan Identitas
Semarang, Suasana kampus Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS) Semarang terasa lebih hidup pada Kamis (23/10/2025) pagi. Diskusi Publik dan Bedah Buku...
Wawancara dengan Prof John A. Titaley (Guru Besar Ilmu Teologi dan Rektor UKSW Salatiga)
Perkembangan aliran-aliran keagamaan dalam kekristenan itu dimungkingkan, karena...
Berikut ini hasil wawancara reporter elsaonline.com, M. Nasrudin dengan Abu Hapsin, Ph.D, penasehat dan Dewan Pendiri eLSA tentang makna Idul Fitri.
Lebaran...
Apakah kesadaran akan kebebasan yang dimiliki oleh manusia terlepas dari keterbatasan-keterbatasan? Kebebasan di satu sisi, apakah tidak bertaut sama sekali dengan keterbatasan di sisi...
Oleh: Danang Kristiawan
Pelayan di Gereja Injili di Tanah Jawa (GITJ)
Mahasiswa Program Pascasarjana Teologi Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Jogjakarta
Pengantar
Kartini menjadi sosok yang dikagumi...
Mereka dikafirkan, disingkirkan dan dibuang. Kalau sudah sampai pada situasi ini, maka masa depan agama semakin suram. Fatwa demi fatwa dikeluarkan dengan dalih untuk menjaga kemurnian agama.
Fatwa, kredo, atau apapun namanya dibuat bukan untuk mengobarkan rasa keadilan. Tapi semuanya itu tak lain hanyalah usaha kelompok mainstream untuk menendang pemikiran-pemikiran yang mendobrak kebekuan tradisi berpikir keagamaan.
Oleh: Denni Pinontoan
Dosen Fak. Teologi UKIT, aktif di Mawale Cultural Center
“Aku” sesungguhnya pada saat yang sama adalah “yang lain” dalam sebuah perjumpaan. Sebaliknya “yang...
Oleh: Ceprudin
Judul : Sekularisme, Liberalisme dan Pluralisme: Islam Progresif dan Perkembangan Diskursusnya
Penulis : Budhy Munawar-Rachman
Tahun terbit : 2010
Halaman : LXII+193
Penerbit : Grasindo,...
Oleh: M. Najibur Rohman
(Tulisan ini telah dimuat di Harian Suara Merdeka, 07 September 2010)
Mudik lebaran adalah momentum tahunan yang selalu ramai, dan tentu pula...